Breaking News
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
Pasca Banjir, Bupati Selayar Hadiri Rapat Koordinasi dengan Wapres.

Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali hadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Minggu, 27/01/2019 Pagi.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla ini dihadiri Menteri Sosial RI, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepala BNPB, Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati/Walikota dan Kepala BPBD terdampak Banjir.
Dalam rapat tersebut Bupati Kepulauan Selayar didampingi Kadis Sosial, Drs. Musytari, M.M. Pub., Kepala BPBD, Drs. Odding Karim, dan Drs Basok Lewa Kepala Bapelitbangda Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Odding Karim saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa Wapres Jusuf Kalla dalam arahannya secara umum menginstruksikan kepada para menteri terkait untuk mendukung penuh upaya pemerintah daerah terdampak banjir dan tanah longsor dalam melakukan penanganan dan perbaikan kembali infrastruktur, bangunan dan fasilitas umum seperti jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir, termasuk kebutuhan masyarakat seperti kesehatan, rumah dan logistik.
Selain itu Wapres juga mengatakan perlunya pengkajian secara akademik penyebab terjadinya banjir dan penataan kembali kawasan Gunung Bawakaraeng serta penghijauan daerah hulu dengan tanaman jangka panjang dan bernilai ekonomis seperti Cengkeh, Kopi dan lainnya.
#Humas/Ichal
Â
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)