- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Lima Puluh Desa dan Kelurahan di Kepulauan Selayar Deklarasi ODF

Keterangan Gambar : Deklarasi ODF oleh 50 desa/kelurahan di Kabupaten Kepulauan Selayar di pendopo Rumah Jabatan Bupati. (Foto by Immank)
SELAYAR – Sebanyak 50 desa/kelurahan di Kabupaten Kepulauan Selayar melakukan deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Kamis (5/9/2019). Pernyataan komitmen deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan deklarasi oleh seluruh kades dan lurah.
Hadir Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, Sekda Selayar Dr. Ir. Marjani Sultan, M.Si., Forkopimda, Kadis Kesehatan Pemprov Sulsel yang diwakili oleh koordinator kabupaten/kota sehat Muslim Rasyid, Asisten Pemerintahan bersama Asisten Administrasi, para pimpinan OPD, para camat, kades dan lurah serta undangan lainnya.
Kadis kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M.Kes., melaporkan bahwa kegiatan deklarasi desa ODF merupakan pernyataan dari pemerintah desa ataupun kelurahan bersama masyarakatnya untuk tidak melakukan buang air besar disembarang tempat, atau pengakuan diri untuk selalu menggunakan jamban sehat pada saat buang air besar.
Baca Lainnya :
- Wabup Buka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Peserta Diminta Mengikuti Materi Dengan Baik0
- Mudik Bareng BUMN, Ratusan Mahasiswa Tiba di Terminal Bonea Selayar Pukul 23.30 Wita 0
- Tiba di Sultra, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dijemput Dengan Pangulangan Pita0
- Hadiri RUPS LB PT. Bank Sulselbar, Wabup Sarankan Pemecahan Masalah Perbankan Dilakukan Secara Fundamental0
- Hidup Dalam Kemiskinan, Nurhayati Janda 7 Anak Dapat Bantuan Rumah Layak Huni Dari Bupati Selayar 0
“Dengan dilaksanakannya deklarai 50 desa ODF kali ini berarti 88 desa/kelurahan di Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyatakan diri bebas dari buang air besar di sembarang tempat, yakni pada Tahun 2017 dilaksanakan deklarasi ODF 20 desa/kelurahan, dan pada tahun 2018 sebanyak 18 desa/kelurahan,” kata dr. Husaini.
dr. Husaini mengatakan, sebelum deklarasi ini telah dilakukan verifikasi tingkat Kabupaten Kepulauan Kepulauan Selayar melalui Dinkes terhadap pemerintah desa/kelurahan untuk kesanggupannya melaksanakan pilar ke satu program Sanitasi Total Berbsis Masyarakat (STBM), yaitu tidak buang air besar disembarang tempat. Program ini juga kata dia, sangat mendukung keberhasilan verifikasi nasional kabupaten/kota sehat yang mana untuk kabupaten/kota dengan predikat Swastisaba kategori Wistara yang ketiga akses jamban sehat diharuskan 100 persen.
Selain itu lanjut kadinkes, deklarasi ODF adalah rangkaian Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan upaya untuk meningkatkan, kesadaran, kemauan dan kemapuan bagi setiap orang untuk hidup sehat.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali mengucapkan terima kasih kepada 50 desa/kelurahan yang telah mendeklarasikan desa/kelurahannya sebagai desa ODF. Menurut dia, terselenggaranya kegiatan deklarasi ODF sebagai wujud peran serta kita dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Program ini sejalan dengan pelaksanaan kabupaten sehat yang terus menerus berjalan dengan baik,” terang Basli Ali.
Sementara koordinator kabupaten/kota sehat Muslim Rasyid sebut Kabupaten Kepulauan Selayar adalah peraih penghargaan Swastisaba Wistara dua kali. Tahun ini katanya menuju untuk yang ketiga kalinya.
“Hari ini matahari boleh tenggelam, tapi semangat kita seperti gelorah Samudera Selatan,” ucap Muslim Rasyid menyemangati tim kabupaten sehat Selayar. (Humas/IM)










.jpeg)