- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Ketua TP. PKK Selayar pantau pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK mulai laksanakan Vaksinisasi bagi Ibu Hamil dengan melibatkan Ikatan Bidan Indonesia Selayar sebagai pendamping kegiatan.
Pelaksanaan vaksinisasi dipantau langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Andi Dwiyanti Musrifah Basli, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, Kepala Puskesmas Benteng, bertempat di Gedung PKK, Jl. Karaeng Bonto Benteng, Senin (6/9/2021).
Hj.Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M., mengatakan bahwa Pemberian Vaksinisasi bagi Ibu hamil dilakukan guna mencegah resiko terpapar Covid-19 dan melindungi janin yang ada dalam kandungan.
"Tidak sedikit bayi terkena Covid-19 akibat tertular dari ibunya sendiri," ucapnya saat membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinisasi bagi ibu hamil.
Vaksinisasi bagi ibu hamil sangat penting untuk dilakukan, karena merekalah yang akan melahirkan dan merawat generasi penerus bangsa sehingga perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan dari negara, agar mereka lebih tangguh menghadapi ancaman Covid-19, Jelas Dwiyanti Musrifah
Oleh karena itu, Istri orang satu di Kabupaten Kepulauan Selayar ini pun mengimbau kepada masyarakat, terkhusus kepada ibu-ibu hamil untuk mengikuti vaksin dan tidak mudah mempercayai informasi hoaks yang menyebutkan vaksin berbahaya bagi tubuh.
"Vaksin sekali lagi saya sampaikan, aman dan halal, dengan vaksin berarti kita tidak hanya melindungi diri dan keluarga, tetapi juga berperan melindungi orang lain" jelasnya.
Mengakhiri penyampaiannya Dwiyanti Musrifah juga mengimbau dan mendorong semua pengurus PKK Kabupaten, kecamatan dan desa untuk mengambil peran dan berpartisipasi aktif dalam melakukan sosialisasi program vaksinasi pada ibu hamil.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, dr. Husaini dalam paparannya menjelaskan bahwa vaksinisasi bagi ibu hamil pada prinsipnnya bertujuan untuk Membentuk kekebalan tubuh serta mencegah resiko kematian ibu hamil dan bayi akibat terpapar covid-19.
Adapun yang bisa ikut vaksinasi, lanjut dr. Husaini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan minimal 13 pekan atau di atas tiga bulan.
Dirinya memastikan vaksinasi aman untuk ibu hamil. Hal tersebut berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahkan lembaga kesehatan dunia.
Terpantau usai menerima suntikan vaksin, para ibu-ibu hamil ini juga menerima bingkisan berupa susu khusus untuk ibu hamil yang diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar. (Kominfo-IC/CW)










.jpeg)