- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pengawasan Pintu Masuk Selayar Diperketat

KEPULAUAN SELAYAR – Menyikapi adanya peningkatan wabah virus corona di Kabupaten Kepulauan Selayar, Pemkab bersama forkopimda melakukan rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan percepatan penanganan covid-19 di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, (3/7/20) kemarin.
Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si.
Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar melaporkan adanya adanya tambahan tujuh kasus terkonfirmasi positif baru, terpapar covid-19.
Baca Lainnya :
- Ketua GTPP Covid-19 Selayar: Tiga Warga Terpapar Corona akan Jalani Karantina Duta Covid di Makassar0
- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Selayar, Umumkan Pasien Pertama Positif Corona0
- Anggota DPR RI Muhammad Rapsel Ali Bagikan Sembako ke Masyarakat Selayar Terdampak Corona0
- Cegah Covid-19, Dinkes Selayar Gencar Edukasi Masyarakat Hingga ke Tingkat Dusun0
- New Normal Life, Tiga Warga Selayar Positif Corona0
Terkait dengan hal tersebut, dalam rapat itu disimpulkan bahwa proses pengawasan dan pengamanan pintu masuk Kepulauan Selayar diperketat, serta melakukan karantina mandiri bagi masyarakat yang masuk ke Kepulauan Selayar dengan memeriksa kartu tanda penduduk. Sementara bagi yang bukan warga Selayar dan dianggap reaktif dikembalikan ke daerah asalnya.
"Selalu menganjurkan kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan, serta pakai masker agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus", ungkap Marjani Sultan.
“Pemerintah daerah juga berharap kepada masyarakat agar dapat menyadari bahwa apa yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk kepentingan masyarakat, dan pemerintah hanya sebatas fasilitator untuk melindungi masyarakat,” jelas Marjani. (HUMAS/AE)










.jpeg)