- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Pengawasan Pintu Masuk Selayar Diperketat

KEPULAUAN SELAYAR – Menyikapi adanya peningkatan wabah virus corona di Kabupaten Kepulauan Selayar, Pemkab bersama forkopimda melakukan rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan percepatan penanganan covid-19 di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, (3/7/20) kemarin.
Rakor tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si.
Sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar melaporkan adanya adanya tambahan tujuh kasus terkonfirmasi positif baru, terpapar covid-19.
Baca Lainnya :
- Pendekatan Persuasif ke Panitia Mesjid Oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Selayar, Ini Tujuannya0
- Cegah Penyebaran Corona, Ini Imbauan Bupati Kepulauan Selayar Terhadap Pengelola Warkop dan Cafe0
- Salurkan BLT, Kades Patilereng Buka Ruang Pengaduan Masyarakat0
- Sebanyak 73 Orang Menjalani RDT di Pelabuhan Pamatata, Alhamdulillah Hasilnya Negatif0
- Tim Gugus Tugas Covid- 19 Selayar Sweeping Masker di Kecamatan Bontoharu0
Terkait dengan hal tersebut, dalam rapat itu disimpulkan bahwa proses pengawasan dan pengamanan pintu masuk Kepulauan Selayar diperketat, serta melakukan karantina mandiri bagi masyarakat yang masuk ke Kepulauan Selayar dengan memeriksa kartu tanda penduduk. Sementara bagi yang bukan warga Selayar dan dianggap reaktif dikembalikan ke daerah asalnya.
"Selalu menganjurkan kepada masyarakat untuk menghindari kerumunan, jaga jarak, cuci tangan, serta pakai masker agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus", ungkap Marjani Sultan.
“Pemerintah daerah juga berharap kepada masyarakat agar dapat menyadari bahwa apa yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk kepentingan masyarakat, dan pemerintah hanya sebatas fasilitator untuk melindungi masyarakat,” jelas Marjani. (HUMAS/AE)










.jpeg)