- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Kades Bonea : Saya Melihat Keseriusan Pemerintah, Hingga Rehabilitasi Pasca Gempa Dapat Tepat Sasaran

KEPULAUAN SELAYAR - Sedikitnya 1.200 Jiwa dari 430 Kepala Keluarga di Desa Bonea Kecamatan Pasimarannu telah kembali beraktivitas normal. Mereka kembali pada kehidupan sehari-hari setelah melakukan pengungsian kurang lebih 10 hari. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Alwan Sihadji, S.H., Kecamatan Pasimarannu Kepulauan Selayar, Kamis (6/01/2022).
Alwan mengungkapkan bahwa meskipun rumah warganya banyak yang mengalami kerusakan, namun warga memilih kembali setelah menurunnya aktivitas gempa di Pasimarannu. Bagi Warga yang rumahnya rusak berat mereka memilih tinggal di rumah keluarga atau rumah tetangga sambil melakukan pembenahan.
”Saat gempa, seluruh warga di desa saya melakukan pengungsian di tempat yang lebih tinggi. Saya juga selaku kepala desa langsung melakukan langkah dengan memasok sembako yang dibagikan ke masing-masing keluarga di pengungsian. Bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten juga membuat warga dapat bertahan," ungkap Alwan Sihadji.
Baca Lainnya :
- Hari kedua pasca gempa Bupati Basli Ali kembali turun kelokasi pengungsian di Pulau Bonerate Pasimarannu.0
- DWP Selayar Serahkan Bantuan Korban Gempa 7,4 SR0
- Alumni Fakultas Hukum UMI Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Selayar0
- Peduli korban gempa, Jajaran Disdikpora Selayar serahkan bantuan0
- Menggunalan KAL Suluh Pari, Sore Ini Logistik Diangkut ke Lokasi Korban Gempa di Kepulauan Selayar0
Sehubungan dengan rehabilitasi pasca gempa, Alwan menyebutkan bahwa Kementerian PUPR, Pemerintah Propinsi dan Kabupaten telah melakukan identifikasi dengan turun langsung ke lokasi. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana umum, rumah warga yang mengalami kerusakan.
”Jadi akan dilakukan rehabilitasi, saat ini sudah selesai pendataan langsung sehingga bantuan tepat sasaran. Saya melihat keseriusan pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten untuk melakukan rehabilitasi yang tepat sasaran. Insya Allah Tahun ini semuanya sudah dapat diperbaiki kembali,” tambahnya.
Ditanya tentang pengalokasian anggaran desa yang dikelolanya pasca gempa ini, Alwan mengatakan bahwa saat ini ia terus berkonsultasi dengan Pemerintah Kabupaten. Karena ada beberapa bagian yang direncanakan akan ditangani Kementerian, Pemerintah Propinsi dan Kabupaten. Sehingga anggaran desa akan mengisi kekosongan, sehingga seluruhnya dapat tertutupi.
”Tentu kami akan mengambil bagian untuk rehabilitasi, meskipun kita juga wajib untuk tetap menganggarkan penanganan Covid 19. Kita tentu akan maksimalkan agar anggaran dapat tepat sasaran dan memulihkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat“. tutup Alwan Sihadji. (*)










.jpeg)