- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Resmi Luncurkan OPTIMIS ASN
- 839 Mahasiswa Universitas Megarezky Mulai KKN di Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan Bangun Desa Bersama Masyarakat
- Syafina Sampaikan Terima Kasih kepada Pemkab dan Masyarakat Selayar, Harap 151 Program KKN UGM Berdampak Berkelanjutan
- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
- Distribusi Logistik Terganggu, ASDP Siap Operasikan Kembali KMP Balibo setelah Jalani Ramp Check
- Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar
- Raker Komisi II DPR RI Soroti Remunerasi Kepala Daerah dan DBH, Bupati Selayar: Daerah Kepulauan Butuh Keadilan Fiskal
Kades Bonea : Saya Melihat Keseriusan Pemerintah, Hingga Rehabilitasi Pasca Gempa Dapat Tepat Sasaran

KEPULAUAN SELAYAR - Sedikitnya 1.200 Jiwa dari 430 Kepala Keluarga di Desa Bonea Kecamatan Pasimarannu telah kembali beraktivitas normal. Mereka kembali pada kehidupan sehari-hari setelah melakukan pengungsian kurang lebih 10 hari. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Alwan Sihadji, S.H., Kecamatan Pasimarannu Kepulauan Selayar, Kamis (6/01/2022).
Alwan mengungkapkan bahwa meskipun rumah warganya banyak yang mengalami kerusakan, namun warga memilih kembali setelah menurunnya aktivitas gempa di Pasimarannu. Bagi Warga yang rumahnya rusak berat mereka memilih tinggal di rumah keluarga atau rumah tetangga sambil melakukan pembenahan.
”Saat gempa, seluruh warga di desa saya melakukan pengungsian di tempat yang lebih tinggi. Saya juga selaku kepala desa langsung melakukan langkah dengan memasok sembako yang dibagikan ke masing-masing keluarga di pengungsian. Bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten juga membuat warga dapat bertahan," ungkap Alwan Sihadji.
Baca Lainnya :
- Dilokasi Pengungsian, Bupati Basli Ali pastikan akan memberikan perhatian pada semua warga terdampak gempa0
- Meski Terdampak Gempa 7,4 SR, Pemerintah Kecamatan Pasilambena Kebut Vaksinasi Tahap I dan II0
- Presiden Jokowi kirim bantuan untuk korban gempa di Kepulauan Selayar0
- Cuaca Buruk, Kapal Pengangkut Logistk Putar Haluan Kembali ke Tadu Berlindung0
- Asisten Pemerintahan, Kunjungi Pasien Korban Gempa di RSUD Selayar0
Sehubungan dengan rehabilitasi pasca gempa, Alwan menyebutkan bahwa Kementerian PUPR, Pemerintah Propinsi dan Kabupaten telah melakukan identifikasi dengan turun langsung ke lokasi. Selanjutnya akan dilakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana umum, rumah warga yang mengalami kerusakan.
”Jadi akan dilakukan rehabilitasi, saat ini sudah selesai pendataan langsung sehingga bantuan tepat sasaran. Saya melihat keseriusan pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten untuk melakukan rehabilitasi yang tepat sasaran. Insya Allah Tahun ini semuanya sudah dapat diperbaiki kembali,” tambahnya.
Ditanya tentang pengalokasian anggaran desa yang dikelolanya pasca gempa ini, Alwan mengatakan bahwa saat ini ia terus berkonsultasi dengan Pemerintah Kabupaten. Karena ada beberapa bagian yang direncanakan akan ditangani Kementerian, Pemerintah Propinsi dan Kabupaten. Sehingga anggaran desa akan mengisi kekosongan, sehingga seluruhnya dapat tertutupi.
”Tentu kami akan mengambil bagian untuk rehabilitasi, meskipun kita juga wajib untuk tetap menganggarkan penanganan Covid 19. Kita tentu akan maksimalkan agar anggaran dapat tepat sasaran dan memulihkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat“. tutup Alwan Sihadji. (*)










.jpeg)