- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Ikuti Rakor APBD 2026 Bersama Gubernur Sulsel, Bupati Natsir Ali Minta OPD Kembali Rasionalisasi Anggaran

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati H. Muh. Natsir Ali, didampingi Kepala Badan dan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Kepulauan Selayar, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi APBD 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026.
Rakor yang berlangsung melalui vidcon tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan diikuti oleh seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan. pada Senin, 29 Desember 2025.
Dalam rakor tersebut, Gubernur Sulsel memaparkan presentasi terkait postur dan alokasi anggaran kabupaten/kota, yang mencakup Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja pegawai, belanja penunjang, belanja kesehatan, pendidikan, infrastruktur, belanja operasional, hingga belanja hibah dan bantuan sosial, serta komponen anggaran lainnya.
Baca Lainnya :
- Peringati HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Bupati dan Wakil Bupati Selayar Hadiri Upacara Ziarah Nasional 0
- Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hadiri Seminar Nasional Hari Kanker Sedunia 0
- Silaturrahim, Kajari Dukung Terbentuknya Organisasi RAPI di Selayar0
- Pastikan Bebas Narkoba, Para Sopir Angkutan Lebaran Mendadak Jalani Tes Kesehatan 0
- Selayar Scooter Day Camping Ground 2018 Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Kepulauan Selayar 0
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman secara khusus menyoroti belanja penunjang, belanja pegawai, belanja hibah, serta belanja tidak terduga maupun belanja barang/uang/jasa yang akan diserahkan kepada pihak ketiga pada sejumlah kabupaten/kota yang dinilai masih tergolong sangat tinggi, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian agar anggaran lebih efektif dan tepat sasaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui Kepala BPKPD agar kembali melakukan rasionalisasi anggaran, khususnya pada belanja penunjang seperti belanja perjalanan dinas, belanja barang serta belanja yang tidak terlalu mendesak kebutuhannya, sesuai arahan gubernur dalam rakor tersebut.
“Saya meminta kepada seluruh OPD agar melakukan rasionalisasi anggaran, terutama pada belanja penunjang sepert perjalanan dinas. Kita harus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar OPD tidak terlalu banyak mengeluhkan kebijakan efisiensi anggaran, karena langkah tersebut tidak hanya dilakukan oleh Kabupaten Kepulauan Selayar, melainkan juga oleh seluruh kabupaten/kota bahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Efisiensi ini bukan hanya kita yang melakukan. Semua kabupaten/kota dan provinsi juga menjalankan hal yang sama. Ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Melalui rakor evaluasi APBD ini, diharapkan pemerintah daerah semakin memperkuat komitmen dalam menyusun dan melaksanakan anggaran yang efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan prioritas masyarakat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan pada Tahun Anggaran 2026. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)