- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
Hari Pariwisata Dunia ke-42, Wabup Selayar Canangkan Gerakan Sadar Wisata dan launching Pantai Tamamelong
_resize_1.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Tepat pada Peringatan hari pariwisata dunia ke-42 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2022, Wakil Bupati H. Saiful Arif mencanangkan gerakan sadar wisata dan launching Pantai Tamamelong Desa Patikarya Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (27/9/2022).
Pencanangan gerakan Selayar sadar wisata dan launching Pantai Tamamelong ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar didampingi oleh Sekda Kepulauan Selayar Mesdiyono, Dandim 1415 Selayar bersama Kapolres, Kadis Pariwisata, bersama sejumlah unsur Forkopimda lainnya.
Baca Lainnya :
- Kalungkan Sarung Adat, Wabup Selayar Sambut Kunjungan Rapsel Ali0
- BI Siap Dukung Festival Taka Bonerate0
- Wabup Kep. Selayar Pantau Perkuliahan Perdana Mahasiswa Kampus Vokasi Unhas0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Latsar CPNS 2022, Berikut Pesannya0
- Dalam Rangka HGN dan HUT PGRI ke-76, Wabup Selayar Buka Seminar Pendidikan0
Sebelum dilaunching, dilakukan deklarasi Tamamelong oleh perwakilan komunitas dan Pokdarwis yang dilanjutkan dengan penandatanganan aksi dukungan sadar wisata. Ada lima point dalam deklarasi Tamamelong guna membangkitkan kembali pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar pada era tatanan baru pasca Pandemi Covid 19, yaitu
1. Bekerja sama dan bekerja bersama mewujudkan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwisata andalan
2. Bersama mewujudkan “Sapta Pesona” diseluruh tapak Bumi Tanadoang
3. Bersama membangun dan melestarikan budaya, lingkungan dan melayani wisatawan
4. Bekerja dengan hati yang tulus dan ikhlas mendukung segala bentuk pembangunan pariwisata
5. Bersama berkomitmen bukan statement, untuk melaksanakan kerja nyata bukan komentar bersama.
Pada momentum peringatan Hari Pariwisata Dunia ke-42 ini, Wabup juga melakukan pelantikan pengurus cabang Saka Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar.
Wabup menilai bahwa peringatan Hari Pariwisata Dunia Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar sangat meriah, pasalnya dirangkaikan dengan beberapa kegiatan yang produktif.
“Saya katakan meriah apalagi adanya deklarasi Tamamelong, pencanangan gerakan Selayar sadar wisata, bersih-bersih pantai oleh Pokdarwis, dan tidak kalah pentingnya adalah dimulainya budaya bebas sampah plastik dengan mewajibkan para undangan membawa tumbler masing-masing. Saya kira ini patut didukung sebagai salah satu inovasi dalam mencegah kerusakan lingkungan dan ekosistemnya diakibatkan oleh sampah plastik,” pungkas Saiful Arif.
Wabup mengemukakan, di tengah badai pandemi, di tengah kesulitan yang kita hadapi, dimana anggaran terus dikurangi, secara global indeks pariwisata nasional mengalami peningkatan yang signifikan. “Mari kita jadikan motivasi untuk meraih peluang kebangkitan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Mari kita bangun pariwisata kita untuk menjadi pelengkap dari destinasi pariwisata nasional yang sudah maju. Mari kita membuat wisatawan merasa tidak lengkap perjalanannya sebelum ke sampai ke Bumi Tanadoang,” pintanya.
Wabup juga mengajak untuk bekerja bersama membangun perekonomian masyarakat Selayar melalui sektor pariwisata, karena menurutnya pariwisata adalah sektor yang paling besar dampak multiplier effectnya terhadap masyarakat.
Diakhir sambutannya, Wabup menyampaikan harapannya kepada para komunitas pariwisata dan Pokdarwis sebagai garda terdepan dalam pembangunan pariwisata, akan dapat mengambil peran dan tidak terpinggirkan yang pada saatnya nanti dapat meraih kebijakan dari dari pemerintah pusat.
Sebagai informasi, tempat peringatan Hari Pariwisata Dunia secara global Tahun 2022 dipusatkan di Bali, dihadiri oleh 160 negara, berdasarkan keanggotaan dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO) oragnisasi perserikatan bangsa-bangsa yang mengurusi pariwisata. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)