- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Hari Pariwisata Dunia ke-42, Wabup Selayar Canangkan Gerakan Sadar Wisata dan launching Pantai Tamamelong
_resize_1.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Tepat pada Peringatan hari pariwisata dunia ke-42 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2022, Wakil Bupati H. Saiful Arif mencanangkan gerakan sadar wisata dan launching Pantai Tamamelong Desa Patikarya Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (27/9/2022).
Pencanangan gerakan Selayar sadar wisata dan launching Pantai Tamamelong ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar didampingi oleh Sekda Kepulauan Selayar Mesdiyono, Dandim 1415 Selayar bersama Kapolres, Kadis Pariwisata, bersama sejumlah unsur Forkopimda lainnya.
Baca Lainnya :
- Sebanyak 54 Napi Rutan Kelas IIB Selayar Dapat Remisi Umum HUT ke-76 Kemerdekaan RI0
- Wabup Saiful Arif Canangkan Program Padat Karya Dirjen Perhubungan Laut0
- Wabup Lepas Calon Jemaah Haji Kabupaten Kepulauan Selayar0
- BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris ASN dan Non ASN0
- Lagi, Wabup Kunker 4 Kecamatan Kepulauan, Ini Agendanya0
Sebelum dilaunching, dilakukan deklarasi Tamamelong oleh perwakilan komunitas dan Pokdarwis yang dilanjutkan dengan penandatanganan aksi dukungan sadar wisata. Ada lima point dalam deklarasi Tamamelong guna membangkitkan kembali pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar pada era tatanan baru pasca Pandemi Covid 19, yaitu
1. Bekerja sama dan bekerja bersama mewujudkan Kepulauan Selayar sebagai destinasi pariwisata andalan
2. Bersama mewujudkan “Sapta Pesona” diseluruh tapak Bumi Tanadoang
3. Bersama membangun dan melestarikan budaya, lingkungan dan melayani wisatawan
4. Bekerja dengan hati yang tulus dan ikhlas mendukung segala bentuk pembangunan pariwisata
5. Bersama berkomitmen bukan statement, untuk melaksanakan kerja nyata bukan komentar bersama.
Pada momentum peringatan Hari Pariwisata Dunia ke-42 ini, Wabup juga melakukan pelantikan pengurus cabang Saka Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar.
Wabup menilai bahwa peringatan Hari Pariwisata Dunia Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar sangat meriah, pasalnya dirangkaikan dengan beberapa kegiatan yang produktif.
“Saya katakan meriah apalagi adanya deklarasi Tamamelong, pencanangan gerakan Selayar sadar wisata, bersih-bersih pantai oleh Pokdarwis, dan tidak kalah pentingnya adalah dimulainya budaya bebas sampah plastik dengan mewajibkan para undangan membawa tumbler masing-masing. Saya kira ini patut didukung sebagai salah satu inovasi dalam mencegah kerusakan lingkungan dan ekosistemnya diakibatkan oleh sampah plastik,” pungkas Saiful Arif.
Wabup mengemukakan, di tengah badai pandemi, di tengah kesulitan yang kita hadapi, dimana anggaran terus dikurangi, secara global indeks pariwisata nasional mengalami peningkatan yang signifikan. “Mari kita jadikan motivasi untuk meraih peluang kebangkitan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar. Mari kita bangun pariwisata kita untuk menjadi pelengkap dari destinasi pariwisata nasional yang sudah maju. Mari kita membuat wisatawan merasa tidak lengkap perjalanannya sebelum ke sampai ke Bumi Tanadoang,” pintanya.
Wabup juga mengajak untuk bekerja bersama membangun perekonomian masyarakat Selayar melalui sektor pariwisata, karena menurutnya pariwisata adalah sektor yang paling besar dampak multiplier effectnya terhadap masyarakat.
Diakhir sambutannya, Wabup menyampaikan harapannya kepada para komunitas pariwisata dan Pokdarwis sebagai garda terdepan dalam pembangunan pariwisata, akan dapat mengambil peran dan tidak terpinggirkan yang pada saatnya nanti dapat meraih kebijakan dari dari pemerintah pusat.
Sebagai informasi, tempat peringatan Hari Pariwisata Dunia secara global Tahun 2022 dipusatkan di Bali, dihadiri oleh 160 negara, berdasarkan keanggotaan dari United Nation World Tourism Organization (UNWTO) oragnisasi perserikatan bangsa-bangsa yang mengurusi pariwisata. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)