- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
Hadiri Peringatan Isra' Mi'raj di Manarai, Wabup Kisahkan Perjalanan Nabi Muhammad SAW

KEPULAUAN SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H., menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh warga Dusun Manari, Desa Bontoborusu Kecamatan Bontoharu, Kamis (11/3/2021) malam.
Peringatan Isra' Mi'raj tersebut berlangsung di Mesjid Nurul Yaqin, sekitar pukul 19.30 wita.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif yang sekaligus sebagai pembawa hikmah Isra' Mi'raj mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW pada saat peristiwa Isra' Mi'raj, dan peristiwa yang dialami oleh Nabi sesudah Isra' Mi'raj.
Baca Lainnya :
- Dihelat Tiga Hari, Lomba STQH XXXI Resmi Ditutup, Dirangkaikan dengan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW0
- Pemkab Kepulauan Selayar Peringati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 0
Pada kesempatan itu, Wabup juga membawakan materi yang berkaitan dengan nama-nama bulan berdasarkan kalender Islam sekaligus nomor urutnya dari Bulan Muharram sampai Dzuhijjah.
Saiful Arif mengatakan, meski masih menjadi perdebatan, namun peristiwa Isra' Mi'raj diyakini terjadi pada Bulan Rajab. Rasulullah Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem, Palestina. Setelah itu, Nabi diperjalankan dari Masjidil Aqsa yang ada di bumi menuju langit ke tujuh, kemudian ke Sidratul Muntaha.
Peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW kata Saiful Arif merupakan sebuah peristiwa langka, yang ditempuh hanya kurang lebih sembilan jam, pasalnya Rasulullah SAW masih sempat shalat subuh di Masjidil Haram setelah kembali dari Sidratul Muntaha.
"Perjalanan Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra' Mi'raj jangan diukur dari kemampuannya, karena pada peristiwa ini Nabi tidak berjalan sendiri, tetapi diperjalankan oleh Allah SWT," kata Saiful Arif.
Dijelaskan, pada saat Mi'raj ke Sidratul Muntaha, Nabi tidak lagi ditemani oleh malaikat Jibril. Disini menunjukkan bahwa manusia lebih tinggi kedudukannya dari malaikat di hadapan Allah SWT. Jibril tidak sanggup untuk sampai ke Sidratul Muntaha.
"Sekali lagi, tanpa didampingi oleh malaikat Jibril, atas kekuasaanNya, Allah SWT memperjalankan Rasulullah SAW sampai ke Sidratul Muntaha," jelasnya.
Rasulullah pun bertemu dengan Allah SWT dan diberikan perintah shalat olehNya sebanyak 50 rakaat. Kemudian Rasulullah melakukan negosiasi terkait jumlah rakaat, hingga akhirnya dari peristiwa Isra Miraj itu tercetuslah perintah shalat lima waktu yang diwajibkan bagi setiap umat Islam. (Diskominfo-SP/CX-One/Andi)











.jpeg)