- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
Pemkab Kepulauan Selayar Peringati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW

SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar kerja sama dengan PHBI, dan Yayasan Mesjid Agung Al-Umaraini Benteng, di Mesjid Agung Al-Umaraini Benteng, Kamis (4/4/2019) malam.
Peringatan Isra' Mi'raj yang dilaksanakan melalui Bagian Kesra Setda Kepulauan Selayar, menghadirkan Muballigh Immim Makassar Ustadz Dimas Maryono, S.Ag., M.Ag., sebagai pembawa hikmah Isra' Mi'raj. Sementara tema yang diangkat adalah "Melalui Peringatan Isra' Mi'raj Kita Aktualisasikan Nilai-Nilai Shalat Dalam Menjaga Ukhuwah Islamiyah".
Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., yang hadir memberikan sambutan mengemukakan bahwa berbicara dengan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, ada tiga dimensi yang bisa kita dimaknai di dalamnya, yaitu dimensi proses, dimensi substansi dan dimensi status hukum.
Baca Lainnya :
"Terkait dengan dimensi proses Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW, hanya orang yang berbalut keimanan yang bisa mempercayainya," kata Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H.
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Selayar menitipkan harapan agar acara-acara keagamaan seperti Isra' Mi'raj tersebut bukan hanya dijadikan sebagai seremonial belaka. Tetapi yang terpenting kata dia adalah bagaimana menarik hikmah di dalamnya.
Sementara Ustadz Dimas Maryono dalam tausyiahnya sedikit mengulas tentang kedudukan Surah Al-Fatihah dalam Shalat, yang menurutnya Al-Fatihah adalah rukunnya shalat yang apabila tidak dibaca maka shalat tidak sah.
"Sayangnya nilai bacaan Surah Al-Fatihah yang kita baca setiap hari belum sepenuhnya teraktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ustadz Dimas Maryono.
Baca juga : Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Gelar Pengawasan Daerah dan Konfrensi AAIPI Wilayah Sulsel
Lanjut Ustadz Dimas Maryono, bahwa setiap kali kita membaca Surah Al-Fatihah, sesungguhnya itu adalah janji dan sumpah kita kepada Allah SWT.
Dikatakan dalam Surah Al-Fatihah terdapat tujuh makna yang terkandung di dalamnya, yaitu motivasi hidup, sikap hidup, perjuangan hidup, cita-cita hidup, cara hidup, jalan hidup, serta harapan hidup.
Dalam peringatan Isra' Mi'raj tersebut hadir unsur Forkopimda, para Asisten, Pimpinan OPD, para tokoh agama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (HUMAS / IM)










.jpeg)