- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
- Polda Sulsel Beberkan Hasil Penanganan Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Jenazah Jalani Identifikasi Forensik
- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR

JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya (Marsda) TNI Mohammad Syafii, di Kantor Basarnas RI, Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Audiensi tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, dalam memperjuangkan penguatan layanan pencarian dan pertolongan (SAR) di wilayah kepulauan yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan laut cukup tinggi, terutama pasca tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa yang mengguncang masyarakat Selayar.
Dalam pertemuan itu, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menegaskan bahwa peningkatan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Menurutnya, Selayar merupakan daerah kepulauan yang terdiri atas ratusan gugusan pulau dengan karakteristik wilayah laut yang luas dan menantang.
Baca Lainnya :
- TP PKK dan DWP Kepulauan Selayar Anjangsana HUT ke-75 RI Tahun 20200
- Satu Orang Langsung Bebas, 82 Napi Rutan Kelas IIB Selayar Dapat Remisi Umum HUT RI0
- Musrifah Basli Bareng OJK Berbagi Tips Cara Cerdas Mengatur Keuangan Rumah Tangga0
- Humas Pemkab Selayar Optimalkan Layanan Publik melalui Monev dan Pengukuhan Tim Simpul SP4N Lapor0
- Wabup Selayar kukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 0
"Tragedi KM Nurul Salsa menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kapasitas layanan pencarian dan pertolongan di wilayah kepulauan harus diperkuat. Selayar membutuhkan Kantor SAR yang memiliki personel, armada, dan peralatan yang lebih memadai agar penanganan keadaan darurat di laut dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal," ujar Bupati.
Ia menjelaskan, kecelakaan laut di perairan Selayar masih kerap terjadi, sementara sarana dan prasarana pencarian serta pertolongan yang tersedia saat ini masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar mengingat luasnya wilayah perairan Selayar yang harus dijangkau dalam setiap operasi penyelamatan.
Bupati juga mengungkapkan bahwa usulan peningkatan status Pos SAR Selayar sejatinya telah diajukan sejak masa kepemimpinan Bupati sebelumnya, H. Muh. Basli Ali. Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapat tindak lanjut dari pemerintah pusat.
"Karena itu, kami bersama Bapak Gubernur kembali memperjuangkan usulan ini. Harapan kami, pemerintah pusat segera merealisasikan peningkatan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR demi memperkuat perlindungan bagi masyarakat serta meningkatkan keselamatan pengguna transportasi laut," katanya.
Bupati Muh. Natsir Ali menambahkan, usulan ini mendapatkan dukungan penuh dari Anggota Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras menjadi energi baru dalam memperjuangkan peningkatan status Pos SAR Selayar. Menurutnya, Andi Iwan Aras menyatakan komitmennya untuk mengawal usulan tersebut mengingat Selayar merupakan daerah kepulauan dengan tingkat kerawanan kecelakaan laut yang cukup tinggi.
"Alhamdulillah, Bapak Gubernur dan Andi Iwan Aras menyatakan siap mengawal usulan ini di Komisi V DPR RI. keduanya memahami betul kondisi geografis Selayar sebagai daerah kepulauan yang berada pada jalur pelayaran strategis. Karena itu, peningkatan status Pos SAR menjadi Kantor SAR dinilai sangat penting agar layanan pencarian dan pertolongan dapat lebih cepat, lebih optimal" ujar Bupati.
Lanjut menurut Bupati, Kabupaten Kepulauan Selayar berada di antara Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I dan ALKI II yang setiap hari dilintasi ratusan kapal. Ditambah kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada musim-musim tertentu, keberadaan Kantor SAR dengan dukungan personel, armada, dan peralatan yang lebih lengkap menjadi kebutuhan yang tidak dapat lagi ditunda.
Melalui audiensi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, dan Komisi V DPR RI berharap Basarnas RI dapat segera merealisasikan peningkatan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR sebagai langkah strategis memperkuat sistem pencarian dan pertolongan serta meningkatkan keselamatan masyarakat di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)










.jpeg)