- UPP Kelas III Selayar Gelar Rakor Persiapan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026
- Desa Garaupa Siap Panen 120 Ton Jagung Berpotensi Hasilkan Rp480 Juta, Bukti Dukungan Program GEMETAR
- Polres Selayar Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Insan Media, Perkuat Sinergi Sukseskan Ops Ketupat 2026
- Panen Jagung Pasilambena Capai 155 Ton, Perkuat Program GEMETAR Pemkab Selayar
- Pemenang Festival Ramadan 1447 H Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar Diumumkan pada Peringatan Nuzulul Qur'an
- Nuzulul Qur an di Masjid Rahmatan Lil Alamin, Bupati Natsir Ali Tekankan Nilai Al-Qur an dalam Pembangunan Daerah
- Bupati Selayar Buka Penerimaan Zakat Mal 2026, Baznas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 45 Mahasiswa
- Disekap di Kamboja dan Dipaksa Jadi Operator Judi Online, Andi Arung Akhirnya Pulang dan Disambut Bupati Selayar
- Nuzulul Qur an di Masjid Babul Khaer, Bupati Natsir Ali Serukan Al-Qur an Jadi Sahabat di Era Digital
- Buka Puasa Bersama di Rujab, Bupati Natsir Ali Tegaskan Rumah Jabatan Milik Seluruh Masyarakat
Gas Elpiji 3 Kg Langka, Disperindagkum Sidak Hingga ke Tingkat Pengecer

KEPULAUAN SELAYAR - Merespon informasi atas kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag Kum) bersama Sat Pol PP dan Bagian Ekonomi Setda melakukan sidak kesejumlah agen, pangkalan hingga ketingkat pengecer, pada Rabu (4/1/2023)
Kadisperindag, Andi Abdur Rahman mengatakan bahwa pihaknya secara tugas pokok dan fungsinya rutin melakukan pengawasan terkait dengan ketersedian dan harga barang yang ada dipasaran.
"Dan hari ini bersama stackholder terkait turun melakukan pemantauan sehubungan dengan beberapa hari ini terjadinya kelangkaan gas khususnya gas elpiji 3 Kg" ucapnya
Baca Lainnya :
- Bupati Buka Temu Karya Daerah Ke VI, Harap Karang Taruna Jadi Penggerak di Masyarkat.0
- Puncak Hari Jadi ke-414 Selayar, Basli Ali Paparkan Capaian Empat Tahun Kepemimpinannya0
- Terharu, Bupati dan Forkopimda Lepas Dandim 1415 Selayar0
- Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Barugaiya 0
- Sekda Selayar Lantik Pengurus Karang Taruna Masa Bakti 2019-20240
Dirinya pun mengakui dimasyarakat saat ini memang terjadi kelangkaan gas dan ada kenaikan harga akibat pendistribusian yang terlambat karena faktor cuaca.
"Harga normalnya dipengecer sebesar 24.000,- sampai 25.000, pertabung, namun atas kondisi yang ada, dimanfaatkan oleh beberapa oknum pengecer dilapangan" jelasnya
Dalam sidaknya Kadisperindag tak henti-hetinya memberikan pembinaan dan imbauan kepada para agen, pangkalan maupun pengecer agar dalam situasi cuaca extrem seperti sekarang ini tidak melakukan permainan harga bahkan melakukan penimbunan.
"Gas adalah kebutuhan pokok masyarakat, maka sangat ditegaskan pendistribusian tabung gas lebih mementingkan kebutuhan komsumsi masyarakat" tegasnya.
Disamping itu juga meminta masyarakat untuk tidak panik sehingga melakukan pembelian berlebihan, karena pemda akan terus berupaya mengatasi kelangkaan atas ketersediaan gas elpiji.
Sementara itu Kepala Bagian Ekonomi Setda Rahman Made menjelaskan bahwa giat ini adalah bagian dari upaya kongkrit yang dilakukan untuk mengurai kondisi kelangkaan yang terjadi saat ini.
Diungkapkan, pada sidak ini ditemukan salah satu oknum pangecer didapati menjual tabung gas elpiji 3 Kg sebesar 35.000 pertabung, sehingga langsung diberikan teguran dan pembinaaan.
"Ini menyalahi regulasi, yang bersangkutan juga akan kami berikan surat pemanggilan resmi untuk dimintai keterangan" ungkap Rahman Made
Senada dengan kadisperindag, Rahman Made pun mengingatkan pangkalan untuk tidak menjual dengan harga yang tidak wajar ditengah situasi dan kondisi cuaca buruk seperti ini karena sanksinya tegas.
Diungkapkan pula, jika ada empat kapal yang memuat ribuan tabung gas yang sedianya akan didistribusikan ke Selayar, tertahan sejak empat hari lalu karena izin layar yang belum keluar akibat cuaca buruk, "semoga hari ini dan besok sudah ada kepastian berlayar" harapnya
Hal serupa disampaikan sejumlah agen dan pangkalan saat dilakukan sidak, mereka mengaku sudah empat hari tidak menerima pasokan dari bulukumba, dan terpantau, memang gudang-gudang mereka hanya berisi tabung kosong. (Humas)










.jpeg)