- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
- Wabup Selayar Serahkan Bantuan BAZNAS dan BPBD kepada Korban Kebakaran di Desa Kaburu
Festival Cagar Biosfer Takabonerate Digelar 4 Hari di Selayar

KEPULAUAN SELAYAR - Festival cagar biosfer Taka Bonerate resmi digelar selama empat hari di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Festival ini terpusat di Taman Pusaka Benteng, Kecamatan Benteng, 11-14 Agustus 2022, yang dibuka oleh Bupati Kepulauan Selayar diwakili oleh Sekda Drs. Mesdiyono, M.Ec.Dev, Kamis (11/8/2022) sore.
Sekda Selayar Mesdiyono mengharapkan agar pagelaran festival cagar biosfer Taka Bonerate dapat membawa manfaat untuk semua, khususnya dalam upaya konservasi sumber daya alam di Kabupaten Kepulauan Selayar sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat.
Program man and biosphere kata Sekda Selayar merupakan suatu program pemerintahan yang diluncurkan pada tahun 1971 oleh program pendidikan, saintifik dan budaya PBB, Unesco. Tujuan program itu adalah untuk menetapkan basis saintifik bagi pengembangan hubungan antara manusia dan lingkungannya.
Baca Lainnya :
Masih mengutip sambutan tertulis Bupati, Sekda mengatakan bawa dalam lingkup pengelolaan cagar biosfer Taka Bonerate Selayar, telah dibentuk forum koordinasi pengelolaan cagar biosfer yang melibatkan para pihak.
"Forum koordinasi ini terdiri dari beberapa unsur diantaranya, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LSM dan akademisi. Forum ini merupakan salah satu sarana yang tepat untuk membangun komitmen para pemangku kebijakan untuk pengembangan kawasan sehingga berdampak positif terhadap masyarakat lokal, baik untuk konservasi, nilai ekonomi maupun sosial budaya," kata Sekda Selayar.
Sementara festival yang dilaksanakan itu untuk menjangkau khalayak luas untuk menumbuhkan collective awareness masyarakat Selayar, khususnya terhadap program konservasi yang dilaksanakan oleh Taman Nasional Taka Bonerate sebagai zona inti cagar biosfer Taka Bonerate Kepulauan Selayar, melalui rangkaian aktivitas yang meriah, menarik dan bermanfaat.
Dalam festival tersebut melibatkan berbagai komunitas masyarakat yang merupakan bagian dari masyarakat Kepulauan Selayar. Sejumlah rangkaian kegiatan meliputi, karnaval, permainan tradisional Selayar, pentas seni, pameran, talkshow, dan aktifitas lainnya yang melibatkan berbagai komunitas lokal yang ada.
Sementara itu sambutan Dirjen Konsevasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, yang disampaikan melalui Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate Faat Rudhianto, S. Hut., M.Si, menyebutkan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar telah mendapatkan pengakuan dunia internasional pada pertemuan ICC MAB Programmae -Unesco Tahun 2015 di Paris-Perancis.
"Seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar ditetapkan menjadi salah satu cagar biafer dunia, yang ke-10 di Indonesia. Taman Nasional Taka Bonerate juga merupakan bagian tak terpisahkan dari cagar biosfer Taka Bonerate Kepulaua Selayar yang menjadi zona inti," ucap Faat Rudhianto.
Lanjut Faat Rudhianto, bahwa melalui kegiatan festival tersebut dapat memajukan sektor pariwisata. Tentunya tidak akan terwujud jika tidak ada dukungan dari semua pihak.
Sebagai informasi, pada pembukaan festival cagar biosfer Taka Bonerate dihadiri oleh unsur forkopimda, para Asisten, para pimpinan OPD, para pimpinan BUMN/BUMD, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, LSM/NGO dan undangan lainnya. (Diskominfo SP/Im/Cx.-one)










.jpeg)