- Bupati Natsir Ali Buka Jalan Generasi Selayar ke Unhas, Seleksi Kini Digelar di SMK Negeri 1 Selayar
- Lewat BESTARI Saintek, Ketua TP PKK Selayar Perkuat Peran Perempuan dalam Hilirisasi Kelapa
- Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Ekonomi Kelapa, Wabup Dorong Inovasi Berkelanjutan
- Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
- Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi
- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan Iklan dan Mutu Pangan

KEPULAUAN SELAYAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi tindak lanjut hasil pengawasan iklan pangan, penandaan, serta pengujian produk pangan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan, Kamis (21/8/2025), dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Husaini, M.Kes.
Hadir sebagai narasumber, Kabid Humas IKP Diskominfo SP, Andi Sandra Esty Abriany, S.E., M.M., mewakili Kepala Dinas Kominfo SP. Sementara itu, peserta rapat terdiri dari perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, dr. Husaini menegaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu dan keamanan pangan, sekaligus mendorong pemenuhan komitmen penerbitan Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT) di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Program Stop Stunting di Selayar Dapat Keluhan, Dinkes Koordinasi ke Pihak Penyelenggara Pastikan Perbaikan Menu PMT0

“Saya berharap, melalui forum seperti ini kita dapat mengidentifikasi persoalan yang muncul di masyarakat sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi kita sebagai pelayan masyarakat. Pangan yang beredar harus aman, bermutu, layak dikonsumsi, dan memiliki izin edar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar dr. Husaini.
Ia menambahkan, pengawasan obat dan makanan merupakan kegiatan lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, media, masyarakat, hingga pelaku usaha.
Dalam kesempatan itu, dr. Husaini juga menyinggung Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga. Aturan ini dinilai memberi kemudahan bagi pelaku UMKM pangan olahan dalam memperoleh SPPIRT, sekaligus menjamin keamanan dan mutu produk yang beredar di masyarakat.
“Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang banyak tersebar hingga ke pelosok, termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar, memiliki potensi ekonomi yang strategis. Namun, potensi ini juga disertai risiko produk, sehingga perlu pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan dan mutu pangan yang dihasilkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas IKP, Andi Sandra Esty Abriany, dalam materinya menekankan pentingnya pengawasan iklan pangan agar sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah.
“Setiap produsen atau distributor berhak mengiklankan produk pangan olahan, namun harus tetap mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga kualitas dan keamanan produk yang ditawarkan kepada masyarakat,” tegasnya.
Rakor ini dipandu oleh Sarianti, S.Si., Apt., selaku Fungsional Apoteker dan Tenaga Pengawas Pangan Kabupaten, serta dihadiri oleh unsur TP PKK Kepulauan Selayar dan Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, Ashap Taufik, SKM., M.M. (Humas IKP Diskominfo SP/Im/M)










.jpeg)