- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan Iklan dan Mutu Pangan

KEPULAUAN SELAYAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi tindak lanjut hasil pengawasan iklan pangan, penandaan, serta pengujian produk pangan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan, Kamis (21/8/2025), dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Husaini, M.Kes.
Hadir sebagai narasumber, Kabid Humas IKP Diskominfo SP, Andi Sandra Esty Abriany, S.E., M.M., mewakili Kepala Dinas Kominfo SP. Sementara itu, peserta rapat terdiri dari perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam sambutannya, dr. Husaini menegaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu dan keamanan pangan, sekaligus mendorong pemenuhan komitmen penerbitan Sertifikasi Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPPIRT) di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Program Stop Stunting di Selayar Dapat Keluhan, Dinkes Koordinasi ke Pihak Penyelenggara Pastikan Perbaikan Menu PMT0

“Saya berharap, melalui forum seperti ini kita dapat mengidentifikasi persoalan yang muncul di masyarakat sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai tugas pokok dan fungsi kita sebagai pelayan masyarakat. Pangan yang beredar harus aman, bermutu, layak dikonsumsi, dan memiliki izin edar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar dr. Husaini.
Ia menambahkan, pengawasan obat dan makanan merupakan kegiatan lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, media, masyarakat, hingga pelaku usaha.
Dalam kesempatan itu, dr. Husaini juga menyinggung Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga. Aturan ini dinilai memberi kemudahan bagi pelaku UMKM pangan olahan dalam memperoleh SPPIRT, sekaligus menjamin keamanan dan mutu produk yang beredar di masyarakat.
“Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) yang banyak tersebar hingga ke pelosok, termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar, memiliki potensi ekonomi yang strategis. Namun, potensi ini juga disertai risiko produk, sehingga perlu pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan dan mutu pangan yang dihasilkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas IKP, Andi Sandra Esty Abriany, dalam materinya menekankan pentingnya pengawasan iklan pangan agar sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah.
“Setiap produsen atau distributor berhak mengiklankan produk pangan olahan, namun harus tetap mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga kualitas dan keamanan produk yang ditawarkan kepada masyarakat,” tegasnya.
Rakor ini dipandu oleh Sarianti, S.Si., Apt., selaku Fungsional Apoteker dan Tenaga Pengawas Pangan Kabupaten, serta dihadiri oleh unsur TP PKK Kepulauan Selayar dan Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan, Ashap Taufik, SKM., M.M. (Humas IKP Diskominfo SP/Im/M)











.jpeg)