- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Containerisasi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Rencana Launching 9 September

KEPULAUAN SELAYAR - Menyusul telah masuknya kapal cargo Semangat Mas sandar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Sulsel beberapa hari lalu, sehingga kegiatan containerisasi di Pelabuhan Benteng Selayar segera dilaunching. Rencana launching dijadwalkan 9 September mendatang.
Kadis perindagkum Drs. Hizbullah Kamaruddin saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020) mengatakan, kapal cargo Semangat Mas milik PT. Themas Shipping yang difasilitasi melalui PT. Pelindo IV (Persero) telah menurunkan 27 container atau peti kemas kosong untuk memuat hasil komoditi pertanian, perkebunan dan perikanan untuk dijual langsung ke Surabaya. Dua diantaranya adalah Reefer container untuk memuat hasil laut.
Saat ini kata dia, kapal Semangat Mas telah melanjutkan perjalanan menuju Luwu Banggai. Diperkirakan tiba kembali di Selayar 9 September mendatang atau bahkan lebih awal lagi dari jadwal sebelumnya. Selanjutnya akan mengangkut kembali container yang telah diiisi barang komoditi pertanian, perkebunan dan hasil-hasil laut lainnya.
Baca Lainnya :
- Begini Cara RSUD Kh. Hayyung Selayar Memperingati HKN Tahun 20170
- Wabup Selayar Bersama Pimpinan Wil. PT. Pegadaian Makassar Berangkatkan 180 Mahasiswa Mudik Gratis ke Selayar 0
- Bupati Kepulauan Selayar Serap Aspirasi Warga Desa Kembang Ragi0
- Bupati Buka Temu Karya Daerah Ke VI, Harap Karang Taruna Jadi Penggerak di Masyarkat.0
- Open Ceremony Cabor Panjat Tebing Porda XVI, Ini Pesan Ketua FPTI Sulsel0
Dengan masuknya Pelindo ke Selayar, Kadis Perindagkum berharap masyarakat bisa merasakan manfaatnya sehingga roda perekonomian semakin mengeliat.
"Barang komoditi yang ada bisa kita dipasarkan langsung ke Surabaya. Selain efisien waktu, hemat biaya, barang juga aman. Saya kira masyarakat dan pelaku usaha bisa mengkalkulasi itu," ucap Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Meski demikian, Hizbullah mengatakan untuk memanfaatkan kegiatan countainerisasi, masyarakat petani dan nelayan di setiap desa harus ada satu perwakilan yang mengkoordinir. Menurutnya, Bumdes bisa dimanfaatkan untuk mengkoordinir masyarakat dengan membeli barang komoditi dengan harga yang layak atau ada selisih kenaikan harga dari yang ada sekarang ini. "Jika sistem ini sudah berjalan tentunya Bumdes juga akan mendapatkan keuntungan. Namun kita tentunya sudah harus punya jaringan pemasaran di Surabaya. Secara teknis akan kita lihat perkembangan selanjutnya," jelasnya.
Hizbullah mengemukakan, setelah launching, Disperindagkum segera turun sosialisasi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan containerisasi tersebut.
"Dengan masuknya Pelindo dan koleganya ke Selayar telah membuka jalan untuk para petani, nelayan dan pelaku usaha. Mari kita manfaatkan fasilitas ini," imbuhnya.
Sementara Rijal Jauhar dari PT. Pelindo IV (Persero) mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas di pelabuhan semaksimal mungkin sehingga para user bisa merasa nyaman.
Rijal Jauhar mengungkapkan sejauh ini tidak ada kendala teknis. Tapi karena baru awal di Selayar sehingga Pelindo sendiri akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan, infra dan supastruktur, baik dari segi perlengkapan dan peralatan yang Pelindo harus penuhi.
Dinilai sangat mendesak terkait adanya Reefer container sehingga ia menaruh harapan kepada Pemda Selayar untuk difasilitasi untuk penyediaan daya listrik.
"Harapan kita semua adalah bagaimana kita bisa mengkosolidasi setiap komoditi yang ada di Selayar agar bisa dijual ke luar, dengan memanfaatkan skema pengangkutan yang lebih efisien dan efektif yang dampaknya bisa positif ke masyarakat," kata Rijal Jauhar. (humas/im)










.jpeg)