- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
Containerisasi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Rencana Launching 9 September

KEPULAUAN SELAYAR - Menyusul telah masuknya kapal cargo Semangat Mas sandar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar Sulsel beberapa hari lalu, sehingga kegiatan containerisasi di Pelabuhan Benteng Selayar segera dilaunching. Rencana launching dijadwalkan 9 September mendatang.
Kadis perindagkum Drs. Hizbullah Kamaruddin saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020) mengatakan, kapal cargo Semangat Mas milik PT. Themas Shipping yang difasilitasi melalui PT. Pelindo IV (Persero) telah menurunkan 27 container atau peti kemas kosong untuk memuat hasil komoditi pertanian, perkebunan dan perikanan untuk dijual langsung ke Surabaya. Dua diantaranya adalah Reefer container untuk memuat hasil laut.
Saat ini kata dia, kapal Semangat Mas telah melanjutkan perjalanan menuju Luwu Banggai. Diperkirakan tiba kembali di Selayar 9 September mendatang atau bahkan lebih awal lagi dari jadwal sebelumnya. Selanjutnya akan mengangkut kembali container yang telah diiisi barang komoditi pertanian, perkebunan dan hasil-hasil laut lainnya.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Kepulauan Selayar Hadiri Sertijab Kepala Perwakilan BPK Sulsel0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Rakor Pengendalian dan Evaluasi Program Pembangunan Sulsel0
- Pemkab Selayar Sosialisasi Pedoman Pemberian Hibah dan Bansos0
- Basli Ali Buka Bupati Cup Race dan Kejurda Balap Motor Seri 1 IMI Sulsel 0
- Modernisasi Jaringan PLN Selayar Target Pertengahan Agustus Selesai0
Dengan masuknya Pelindo ke Selayar, Kadis Perindagkum berharap masyarakat bisa merasakan manfaatnya sehingga roda perekonomian semakin mengeliat.
"Barang komoditi yang ada bisa kita dipasarkan langsung ke Surabaya. Selain efisien waktu, hemat biaya, barang juga aman. Saya kira masyarakat dan pelaku usaha bisa mengkalkulasi itu," ucap Drs. Hizbullah Kamaruddin.
Meski demikian, Hizbullah mengatakan untuk memanfaatkan kegiatan countainerisasi, masyarakat petani dan nelayan di setiap desa harus ada satu perwakilan yang mengkoordinir. Menurutnya, Bumdes bisa dimanfaatkan untuk mengkoordinir masyarakat dengan membeli barang komoditi dengan harga yang layak atau ada selisih kenaikan harga dari yang ada sekarang ini. "Jika sistem ini sudah berjalan tentunya Bumdes juga akan mendapatkan keuntungan. Namun kita tentunya sudah harus punya jaringan pemasaran di Surabaya. Secara teknis akan kita lihat perkembangan selanjutnya," jelasnya.
Hizbullah mengemukakan, setelah launching, Disperindagkum segera turun sosialisasi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan containerisasi tersebut.
"Dengan masuknya Pelindo dan koleganya ke Selayar telah membuka jalan untuk para petani, nelayan dan pelaku usaha. Mari kita manfaatkan fasilitas ini," imbuhnya.
Sementara Rijal Jauhar dari PT. Pelindo IV (Persero) mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas di pelabuhan semaksimal mungkin sehingga para user bisa merasa nyaman.
Rijal Jauhar mengungkapkan sejauh ini tidak ada kendala teknis. Tapi karena baru awal di Selayar sehingga Pelindo sendiri akan terus mengupayakan peningkatan pelayanan, infra dan supastruktur, baik dari segi perlengkapan dan peralatan yang Pelindo harus penuhi.
Dinilai sangat mendesak terkait adanya Reefer container sehingga ia menaruh harapan kepada Pemda Selayar untuk difasilitasi untuk penyediaan daya listrik.
"Harapan kita semua adalah bagaimana kita bisa mengkosolidasi setiap komoditi yang ada di Selayar agar bisa dijual ke luar, dengan memanfaatkan skema pengangkutan yang lebih efisien dan efektif yang dampaknya bisa positif ke masyarakat," kata Rijal Jauhar. (humas/im)










.jpeg)