- Gubernur Sulsel Resmikan Titik Nol Ujung Aspal Selatan Sulawesi di Appatanah Selayar
- Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Andi Sudirman Ajak Masyarakat Hijaukan Bumi Lewat Penanaman 1.000 Mangrove di Selayar
- Sabtu Pagi, Gubernur Andalan Sulsel Gelar Jalan Sehat Anti Mager di Selayar, Sediakan Hadiah Umrah hingga Motor
- Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR Petani Jagung Dukung Program GEMETAR di Selayar
- Tiba di Selayar, Gubernur Andi Sudirman Agendakan Peresmian Titik Nol hingga Buka Celebes Scooter Party XIX
- Sinergi Pemkab, BPJS dan Kejaksaan Perkuat Perlindungan Sosial Aparatur Desa di Selayar
- Gubernur Sulsel Akan Buka Celebes Scooter Party XIX 2026, Bupati Selayar Pastikan Persiapan Maksimal
- Natsir Ali–Muhtar Pertahankan Tradisi WTP, Pemkab Selayar Ukir Prestasi 10 Tahun Berturut-Turut
- Juni 2026, Kesempatan Emas! Samsat Selayar Bebaskan Denda dan Sediakan Hadiah Umrah serta Motor
- Wakil Bupati Selayar Terima Kunjungan Kepala BBPK APDN IV Kemendagri, Serahkan Sertifikat 47 Peserta Latsar CPNS
Bupati Selayar Tegaskan Transformasi Energi: Selayar Harus Beralih dari PLTD Ke Energi Baru dan Terbarukan

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menegaskan pentingnya transformasi sistem kelistrikan di daerahnya dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menuju energi baru dan terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Penegasan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Manager PT PLN (Persero) UP3 Bulukumba, Rijal Abdul Rasyid, dan Manager PT PLN Indonesia Power UBP Tello, Hariady Bayu Aji, bersama jajaran manajemen PLTD Tangkala, di ruang kerja Bupati Selayar, Selasa (5/8).

Baca Lainnya :
- Serahkan Bantuan Kesejahteraan Sosial, Ini Arahan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Covid-19, MBA Pantau Tempat Isolasi Warga dari Zona Merah0
- Wabup Selayar Terima Kunjungan Kepala RRI Makassar, Bahas Rencana Pembangunan Pemancar Siaran0
- Rapat Persiapan Peringatan HUT RI, Berikut Arahan Wakil Bupati Kepulauan Selayar 0
- Karateka Selayar Gegerkan Pra Porprov, Melenggang 5 Kategori ke Porprov Susel0
Dalam pertemuan itu, pihak PLN memaparkan kondisi aktual kelistrikan di Kepulauan Selayar, termasuk berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan untuk menangani defisit daya. Langkah-langkah tersebut mencakup percepatan proses overhaul mesin, perbaikan unit pembangkit yang mengalami gangguan, serta pengadaan lima unit mesin sewa untuk mendukung pasokan listrik di wilayah ini.
Menurut Bupati Natsir, posisi geografis Selayar yang terpisah dari daratan utama Sulawesi semestinya mendapat perhatian khusus dalam hal penyediaan layanan dasar seperti listrik.
"Masyarakat saya juga ingin menikmati listrik yang stabil, seperti halnya warga di kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan. Transformasi dari PLTD ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan adalah langkah penting agar persoalan listrik tidak terus berulang di masa mendatang," ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa listrik yang tidak stabil berdampak besar terhadap berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan hingga aktivitas keseharian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta agar PLN Bulukumba memperkuat koordinasi dengan PLN Regional dan PLN Pusat guna memastikan keberlangsungan pasokan listrik yang lebih andal.
"Lakukan koordinasi yang lebih intensif dengan para pemangku kepentingan, baik di PLN Makassar maupun PLN Pusat. Dorong percepatan transformasi PLTD Selayar menjadi PLTG, sekaligus usulkan peningkatan status PLN Ranting menjadi Cabang, agar pelayanan kelistrikan di daerah ini semakin optimal." pintahnya
Bupati Natsir Ali berharap seluruh rencana dan langkah teknis dari PLN dapat dieksekusi lebih cepat. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, PLN, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun kolaborasi aktif demi mempercepat penyelesaian krisis kelistrikan di Kepulauan Selayar.
"Sudah saatnya kita beranjak dari ketergantungan pada PLTD menuju sumber energi yang ramah lingkungan. Ini bukan hanya soal teknis, tapi soal keadilan pelayanan publik," tutupnya. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)