- Peringatan Maulid Nabi, Wabup Muhtar: Rahmatan Lil Alamin Harus Menjadi Ruh Pembangunan Selayar
- Permintaan Bupati Natsir Ali Direspons ASDP, Minggu Ini KMP Awu-Awu Segera Layani Bira–Pamatata
- Garuda Selayar Tiba di Benteng, Wabup Muhtar Sambut Langsung Kontingen Jamnas ke-XII
- Dari Jamnas Cibubur, Pramuka Garuda Selayar Pulang dengan Dukungan Kodaeral VI dan Permas Jakarta
- Hadiri Maulid di Desa Onto, Wabup Selayar Ajak Masyarakat Istiqamah dalam Kebaikan
- Rapat Paripurna DPRD, Wabup Muhtar Tegaskan APBD 2025 Dikelola Transparan hingga Raih WTP
- Selayar Kembali Jadi Lokasi Pengabdian, 61 Mahasiswa KKN UIN Alauddin Turun ke Desa
- Wisuda Perdana ITSBM Selayar, Wabup Muhtar Titip Pesan: Ilmu Harus Jadi Amanah Pengabdian
- Bupati Natsir Ali Bangun Fondasi Industri Kelapa, Unhas Mulai Susun Studi Kelayakan
- Ketua TP PKK Selayar: Pelayanan Kesehatan Tak Bisa Berjalan Sendiri
Bupati Selayar Resmikan Pemanfaatan Pasar Rakyat Parangia di Desa Tanete

KEPULAUAN SELAYAR- Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali meresmikan pemanfaatan Pasar Rakyat Parangia di Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kamis (4/9/2025). Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati bersama Wakil Bupati Muhtar, MM, Dandim 1415 Selayar, dan Kepala Kejaksaan Negeri Selayar.

Pasar rakyat ini dibangun pada tahun 2021 menggunakan anggaran Tugas Pembantuan dari Kementerian Perdagangan. Pasar dengan tipe kategori D ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain kios, los, ruang ATM, musholla, ruang wudhu, ruang pendingin, toilet, kantor pemasaran, hingga bangunan areal potong ayam.
Baca Lainnya :
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Buka Rakor SPBE Kerja Sama USAID Erat dengan Diskominfo0
- TNI-Polri Tampilkan Kolone Senapan pada HUT ke-80 RI di Selayar0
- Musrifah Basli Pastikan Seluruh Jajaran Pengurus PKK Diberikan Jaminan Sosial Perlindungan Ketenagakerjaan0
- HUT DWP ke-20, MBA Minta DWP Dapat Berkiprah Dalam Pembangunan Bangsa0
- Video Conference dengan Gubernur Sulsel, MBA Laporkan Kondisi Pencegahan Covid-19 0
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan pasar rakyat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pasar ini hadir untuk mendorong pertumbuhan transaksi ekonomi yang sehat dan menguntungkan bagi seluruh pelaku usaha perdagangan. Selain menyediakan akses kebutuhan pokok bagi masyarakat, pasar ini juga menjadi sumber pendapatan bagi para pedagang kecil dan menengah. Ke depan, saya berharap Pasar Rakyat Parangia dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kecamatan Bontomatene dan sekitarnya,” ungkap Bupati.
Kepala Dinas Perdagangan, Andi Abdurrahman, menjelaskan bahwa pasar baru ini nantinya akan ditempati 115 pedagang yang sebelumnya berjualan di pasar lama. Untuk tahap awal, jadwal pemanfaatan pasar akan dibagi, yaitu hari Senin di pasar lama dan hari Kamis di pasar baru. Namun ke depan, pasar ini akan difokuskan sebagai sentra ekonomi.
Ia juga mendorong agar pengelolaan pasar dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, tantangan utama adalah membiasakan masyarakat untuk bertransaksi di pasar tertutup modern.
“Kita juga mencari solusi untuk pasar-pasar yang tidak berfungsi. Ada rencana untuk mengalihkannya menjadi koperasi Merah Putih maupun gerai sembako sehingga tetap bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Kepala Desa Tanete, Darwis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas peresmian pasar tersebut. Ia berharap keberadaan Pasar Rakyat Parangia dapat memajukan perekonomian masyarakat Desa Tanete. Selain itu, ia juga mengusulkan agar pasar ini resmi diberi nama Pasar Rakyat Bulaengna Parangia sebagai identitas khas desa.
Hal senada juga disampaikan Camat Bontomatene Andi Rusmin yang berharap akses jalan masuk pasar dapat ditingkatkan, termasuk pemasangan paving blok di sekitar area pasar agar tidak becek sehingga masyarakat lebih nyaman bertransaksi.
Acara peresmian turut dihadiri Wakil dan Anggota DPRD Selayar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Suasana peresmian berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat yang menanti beroperasinya pasar baru tersebut. (HUMAS-IC)










.jpeg)