- Bupati Selayar Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Berpartisipasi Aktif
- Kolaborasi Akademik dan Pemerintah, Selayar–Universitas Bosowa Teken MoU
- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
Bupati Selayar Launching dan Lantik Pengurus Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan se-Kabupaten

KEPULAUAN SELAYAR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam membangun ekonomi rakyat melalui koperasi kembali ditegaskan. Kamis, 26 Juni 2025, Bupati, H. Muhammad Natsir Ali, secara resmi melaunching dan melantik Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Kepulauan Selayar dalam sebuah acara yang digelar khidmat di Pendopo Dekranasda.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1415, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri Selayar, Sekretaris Daerah, jajaran OPD, camat, kepala desa/lurah, hingga para pengurus koperasi se Kabupaten Kepulauan Selayar
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses terbentuknya koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Kepulauan Selayar. Ia menegaskan bahwa koperasi bukan hanya menjadi formalitas, tetapi harus hadir sebagai kekuatan ekonomi yang produktif, mandiri, dan inklusif.
Baca Lainnya :
- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dorong Kreativias Anak Melalui Story Telling0
- Andi Musrifah Basli Bersama Jajaran TP. PKK Sambangi Korban Kebakaran di Dusun Patori0
- Pengembangan KIPT, Pemkab Selayar Rakor Dengan Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Pemprov Sulsel0
- Bupati Kepulauan Selayar Resmikan Pemanfaatan Mesjid Ali Marjan0
- Cuaca Buruk, Bupati dan Tim Kemensos Tembus Pulau Jampea Tinjau Lokasi Terdampak Banjir0
"Hari ini kita meluncurkan satu ekosistem ekonomi desa yang tangguh dan profesional. Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal berbasis potensi dan kearifan lokal," tegasnya.
Natsir Ali juga menekankan tujuh usaha utama yang wajib dijalankan koperasi setelah pelantikan, yakni: pembukaan kantor koperasi, kios sembako, unit simpan pinjam, klinik kesehatan, apotek desa, sistem pergudangan/cold storage, dan sarana logistik desa.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya tahapan lanjutan pasca legalitas koperasi, termasuk pengurusan akta, NPWP, NIB, dan pembukaan rekening bank sebagai syarat operasional koperasi.
Dalam momentum tersebut, Bupati juga menitipkan harapan agar koperasi turut mendukung program strategis daerah, seperti Gerakan Menanam Kelapa Lima Juta Pohon (GEMERLAP), termasuk mendorong peremajaan kelapa yang terintegrasi dengan program hilirisasi hasil pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan, Andi Abdurrahman, dalam laporannya menyebutkan bahwa sebanyak 712 pengurus dan pengawas koperasi dilantik pada kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa sebelum regulasi resmi diterbitkan, pihaknya telah lebih dulu melakukan sosialisasi dan musyawarah intensif di seluruh desa dan kelurahan selama satu bulan penuh, termasuk di wilayah kepulauan.
“Tidak ada satu pun desa yang tidak kami kunjungi. Semua berkat kerja keras bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Kepulauan Selayar kini termasuk tiga besar tercepat di Sulsel dalam pembentukan Koperasi Merah Putih, dan menjadi kabupaten ke-6 tercepat dalam penerbitan legalitas koperasi se-Sulawesi Selatan, meskipun memiliki tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan.
Sebagai penutup, Abdurrahman menyampaikan bahwa tugas selanjutnya adalah melakukan pendampingan dan pembinaan bagi pengurus koperasi, termasuk dalam penyusunan rencana bisnis yang menjadi kunci keberlanjutan koperasi ke depan.
Dengan tagline "Koperasi Bangkit, Desa Maju, Rakyat Sejahtera," Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar menegaskan arah pembangunan yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi desa melalui koperasi yang profesional, tangguh, dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. (HUMAS - IC)
_










.jpeg)