- Bupati Natsir Ali dan BAZNAS Selayar Dianugerahi Penghargaan Nasional
- Pengelolaan Zakat Inovatif, Baznas Selayar Harumkan Nama Daerah di BAZNAS Award 2025
- Pengumuman Hasil Akhir Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tanadoang Tahun 2025
- Pengumuman Hasil Seleksi Terbuka Calon Anggota Dewan Pengawas Perusahaan umum Daerah Tirta Tanadoang Tahun 2025
- Duduk Bersama Ala Prajurit, Dandim 1415/Selayar Bangun Sinergi dengan Jurnalis
- Ranperda Perubahan APBD 2025 Diserahkan Wabup Muhtar pada Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan Iklan dan Mutu Pangan
- Program Stop Stunting di Selayar Dapat Keluhan, Dinkes Koordinasi ke Pihak Penyelenggara Pastikan Perbaikan Menu PMT
- Bupati Natsir Ali Kembali Perjuangkan Kelistrikan, Lakukan Koordinasi dengan PLN Pusat, PLTMG siap dibangun
- Kado Kemerdekaan, Pemkab Selayar Raih Penghargaan Ekonomi Biru dari Gubernur Sulawesi Selatan
Bupati Natsir Ali Sediakan Tanah Pribadi untuk Relokasi PKL demi Ketertiban Umum

Keterangan Gambar : Foto : Sat Pol PP saat melakukan Sosialisasi Penertiban pada Padagang
KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mulai melakukan penataan kawasan Kota Benteng dengan menertibkan pedagang yang memanfaatkan fasilitas umum, seperti trotoar dan bahu jalan, guna mengembalikan fungsi ruang publik sekaligus menjaga ketertiban.
Pada Kamis (24/4), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dikerahkan untuk melakukan sosialisasi awal kepada pedagang kaki lima (PKL). Langkah ini bertujuan memastikan hak pejalan kaki dan pengendara, sekaligus menyiapkan solusi bagi kelangsungan usaha PKL.
Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali, menegaskan komitmennya untuk mengakomodasi kebutuhan PKL tanpa mengorbankan kenyamanan publik. "Penataan PKL penting untuk menciptakan Kota Benteng yang tertib dan bersih sebagai gerbang utama kabupaten. Namun, prosesnya harus humanis dan terencana," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Selayar Wakili Sulsel di MTQ Nasional Pada Cabang Kaligrafi Dekorasi 0
- Menteri Susi Nikmati Keindahan Pulau Guang Selayar0
- Dorong Efektifitas Pemanfaatan Dana Pendidikan, Disdikpora Selayar Gelar Sosialisasi0
- Peroleh Program Keserasian Sosial, FKS Desa Kaburu, Gelar Dialog Tematik0
- Saiful Arif Kalungkan Pita Sambut Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI0
Sebagai solusi jangka pendek, Natsir Ali menyediakan tanah pribadinya di pertigaan Jalan Saparuddin dan Jalan Metro, Kelurahan Benteng Utara, sebagai lokasi sementara bagi PKL yang direlokasi. Langkah ini diharapkan menjaga aktivitas ekonomi pedagang sekaligus mencegah dampak sosial.
Natsir Ali memastikan bahwa lokasi tanah pribadinya yang disediakan untuk relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak hanya layak, tetapi juga menawarkan suasana nyaman dengan pemandangan alam yang memukau.
"Lokasi ini luas, dengan view sungai dan laut yang tidak kalah menarik. Ke depan, akan kami tata lebih baik lagi, disiapkan secara gratis" jelasnya pada Kamis malam (24/4)
Langkah ini merupakan solusi cepat untuk memastikan aktivitas PKL tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban di Kota Benteng. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah menyiapkan rencana jangka panjang dengan mereklamasi bibir pantai di Mulai Jembatan Jalan Metro sampai Pantai Depan Pasar Benteng untuk pengembangan kawasan bisnis baru dan fasilitas publik lainnya.
"Kami ingin menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memperindah wajah kota. Reklamasi pantai akan menjadi pusat ekonomi baru yang terintegrasi dengan lingkungan," tambah Natsir Ali.
Bupati juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam penertiban, serta dukungan terhadap UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. "Keseimbangan antara ketertiban dan keberlanjutan usaha kecil adalah kunci," pungkasnya. (HUMAS-IC)
