- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar Panen Raya Padi Serentak di Desa Mare-Mare

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali - Muhtar menghadiri sekaligus melakukan panen raya padi serentak di Desa Mare-Mare Kecamatan Bontomanai, Senin (7/4/2025).
Dikutip dari Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Nomor 8-1527/HM.020/A/04 2025 tertanggal 4 April 2025, kegiatan yang dihadiri Bupati bersama Wakil Bupati Kepulauan Selayar merupakan bagian dari panen raya serentak yang diadakan pada 14 Provinsi pada 157 Kabupaten/Kota di Indonesia, sebagai upaya memperkuat ketahanan dan pencapaian swasembada pangan nasional.
Diketahui luas tanam khusus di Desa Mare-Mare seluas 30 ha, sedang luas tanam secara keseluruhan di Kecamatan Bontomanai sebanyak 36 hektar.
Baca Lainnya :
- Saiful Arif : Ada Kesan Tersendiri Atas Kepergian Alm. Syahrir Wahab0
- Bupati Basli Ali Terima Investor Kapal Pesiar Asal Spanyol0
- Penjabat Desa Nyiur Indah Bantu Warganya Korban Pohon Tumbang0
- Selayar Wakili Sulsel di MTQ Nasional Pada Cabang Kaligrafi Dekorasi 0
- Selayar Tourism Investment Forum 2017, Bupati dan GIPI Teken MOU Kepariwisataan0
Setelah dilakukan pengambilan sampel padi dengan berat 3,12 kg gabah kering panen, dan dilakukan konversi sehingga diperkirakan akan diperoleh gabah kering kurang lebih 4,99 ton/ha.
Sesaat sebelum panen raya, Bupati melakukan dialog dengan penyuluh pertanian Desa Mare-Mare Andi Nasrianti, S.P. Dalam laporannya, Andi Nasrianti menyampaikan bahwa panen beberapa waktu sebelumnya pernah mencapai produktivitas 8,2 ton per hektar dengan jenis bibit padi cigeulis. Namun karena bibitnya terbatas dari pusat, sehingga petani kata Nasrianti lebih menyukai bibit Ciherang dan bibit Ciliwung yang tahan terhadap serangan hama.
"Produktivitas dari bibit ini bisa mencapai enam ton gabah per hektar," ucap Nasrianti.
Meski demikian, Bupati Kepulauan Selayar lebih cenderung untuk pengadaan bibit cigeulis yang hasilnya bisa mencapai delapan ton lebih.
"Kalau kita lihat yang ada sekarang, ada selisih kurang lebih tiga ton per hektar jika dibandingkan dengan produktivitas dari bibit Cigeulis sebelumnya. Jadi saya minta kepada Pak Kadis pertanian untuk mengadakan kembali bibit itu dan buat demplotnya," pinta Natsir Ali. (Humas IKP/Im)











.jpeg)