- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
- Perpanjang Penerbangan H. Aroepala, Bupati Selayar: Konektivitas Kunci Dorong Pariwisata
- Terima Mahasiswa KKN ITSBM, Sekda Selayar: Beri Manfaat dan Gali Potensi Desa
- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih, Sekda Selayar Dorong Pengurus KDKMP Berpikir Global dan Visioner

KEPULAUAN SELAYAR — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi/Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). yang digelar di Gedung Dekranasda Benteng, Kamis (20/11).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa koperasi adalah “nafas gotong royong” yang mampu menggerakkan hajat hidup masyarakat karena basis usahanya berada pada rakyat. Ia mencontohkan masa pandemi, di mana hampir seluruh sektor usaha kolaps, termasuk ekspor-impor, namun koperasi dan UMKM justru menjadi kelompok yang tetap bertahan.
Baca Lainnya :
- DWP Kabupaten Kep. Selayar Rayakan Hari Jadi Ke-24 Tahun 20230
- Pemkab Selayar Raih Penghargaan Indikator Puskesmas, Sekolah dan RSUD Ramah Anak0
- 100 Alumni BLK Terima Bansos Permodalan Penanganan Inflasi Dampak Kenaikan BBM0
- Baru dilantik TP. PKK Kepulauan Selayar gelar pembekalan bagi anggota baru0
- Buka Latsar CPNS dan Ambil Sumpah PNS, MBA Ajak ASN Promosikan Selayar0
“Koperasi itu kuat karena berangkat dari kebersamaan. Ketika pandemi bergolak, yang mampu bertahan hanyalah koperasi dan UMKM.” ujar Anmewakili Bupati Kepulauan Selayar
Lebih lanjut ia mengtakan gagasan Bapak Presiden Prabowo yang membentuk Koperasi Merah Putih, sebuah langkah strategis, menurutnya sangat luar biasa dan kini telah di-take over dan dikembangkan di daerah. Untuk Selayar sendiri, telah terbentuk 188 Koperasi Merah Putih yang semuanya sudah memiliki legalitas. Secara nasional, jumlahnya telah mencapai angka 80.000 koperasi.
Menurut Sekda, tantangan ke depan bukan hanya pada jumlah koperasi, melainkan bagaimana seluruh pengurus mampu mengelola koperasi secara profesional. Untuk itu, pelatihan ini menjadi sangat penting sebagai upaya menstimulus kapasitas dan manajemen para pengurus.
“Selain memahami pengelolaan dan manajemen koperasi, yang tak kalah penting adalah kemampuan menyusun rencana bisnis yang visioner,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa para pengurus koperasi harus mulai berpikir besar, memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal, dan berorientasi pada pasar global.
Potensi perikanan Selayar yang melimpah, misalnya, tidak boleh berhenti hanya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), tetapi harus diarahkan ke pasar ekspor. Begitu pula potensi kelapa yang seharusnya tidak dijual gelondongan, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah seperti Virgin Coconut Oil (VCO) atau lainnya.
“Pengurus koperasi harus berpikir global. Tahun depan, Koperasi Merah Putih sudah harus benar-benar berjalan, dan tidak boleh ada lagi sumber daya lokal yang tidak terkelola dengan baik di Selayar.”
Di akhir sambutannya, Sekda berpesan agar seluruh peserta pelatihan responsif terhadap program daerah dan serius dalam mengelola koperasi, sehingga mampu mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Shinta Surya Indrus pada sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Selayar, atas penyediaan ruang belajar bagi ratusan pengurus koperasi.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi dorongan penting dalam percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, agar kehadirannya benar-benar mampu membangun ekonomi desa dari, oleh, dan untuk masyarakat. Koperasi, katanya, adalah alat perjuangan ekonomi rakyat.
Ia optimistis Koperasi Desa Merah Putih dapat tumbuh menjadi koperasi yang maju, mandiri, dan memberi manfaat nyata bagi anggota serta desa secara luas. Meski tantangan dalam pengembangannya tidak sedikit, ia berharap kegiatan ini mampu menjadi ruang berbagi solusi dan memperkuat langkah bersama dalam memaksimalkan operasionalisasi koperasi Merah Putih.
Pelatihan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan tata kelola koperasi merah putih di Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2025.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 176 pengurus koperasi dari desa/kelurahan se-Kabupaten Kepulauan Selayar dan dijadwalkan berlangsung sepanjang hari dengan sejumlah materi penguatan kapasitas kelembagaan dan perencanaan bisnis koperasi. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)