- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
BNNP Sulsel Sosialisasi Layanan Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi di Selayar

SELAYAR - Sedikitnya 50 orang peserta mengikuti sosialisasi layanan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi yang diselenggarakan Badan Narkotikan Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan di Rayhan Royal Room, Selasa (9/4/2019). Peserta tersebut utusan dari perwakilan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Instansi Vertikal, Puskesmas, BNK Selayar, dan sejumlah utusan dari LSM.
Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum sekitar pukul 13.30 wita. Hadir Sekda Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si sekaligus sebagai narasumber, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Taovik Ibnu Subarkah, SIK., Kajari dan yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Selayar.
Baca Lainnya :
- Sekda Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Kepala BNN Sulsel 0
- Asisten Administrasi Buka Sosialisasi Program DAK Bidang Pendidikan0
- Partnership HKI Pilih Selayar Lokus Sosialisasi Kesehatan Mata, Ini Kata Asisten Administrasi0
Baca juga : Bupati Kepulauan Selayar Teken MOU Dengan KPK dan Perjanjian Kerja Sama Dengan BPN
Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum mengatakan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberantas penyalahgunaan narkoba di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan. Dikatakan program tersebut adalah layanan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi kerja sama BNNP Sulsel dengan Dinas Kesehatan.
“Kita pilih Selayar karena mungkin saja ada masyarakat yang terkena imbas narkoba, dan tidak tahu harus bagaimana dan kemana. Kami ingin masyarakat Kepulauan Selayar bisa paham, sehingga daerah ini bisa bersih dari penyalahgunaan narkoba, apalagi kita sedang menyongsong Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, dan masyarakat harus siap menerima implikasi dari KEK itu sendiri, terlebih letak geografis yang terdiri dari 132 pulau,” kata Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum.
Kepala BNNP Sulsel menyebut perkembangan penyalahgunaan narkoba di Sulsel sangat memprihatinkan. Berdasarkan peneletian BNN pada Tahun 2015, Sulsel menempati peringkat 9 dari 34 provinsi, bahkan pada Tahun 2017 naik diperingkat ke-7.
“Di satu sisi kita lihat ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba yang semakin meningkat, di satu sisi langkah-langkah upaya kita kelihatan belum bersinergi satu sama lain,” ucapnya.
Menurut Brigjen Pol. Drs. Idris Kadir, S.H., M.Hum., bahwa masalah penyalahgunaan narkoba adalah masalah bangsa yang sangat memprihatinkan. Olehnya itu Kepala BNNP Sulsel berharap agar para pemangku kebijakan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakatnya tentang upaya layanan rehabilitasi dan pasca rehabilitasi. (HUMAS / IM)











.jpeg)