- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
BI Join Unhas, Paparkan Hasil Riset Hirilisasi Kelapa di Depan Pelaku Usaha

KEPULAUAN SELAYAR - Mendukung Perumusan Kebijakan Berbasis Riset, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin (UNHAS), gelar Acara Diseminasi Hasil Riset Hirilisasi Komoditas Kelapa dan Produk Turunannya di Kabupaten Kepulauan Selayar
Kegiatan yang melibatkan unsur Pemerintah, Pelaku Usaha Komoditas Kelapa, Gapoktan, Pelaku Usaha Industri Pengolahan, Bumdes, Koperasi dan unsur Media ini dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Selasa (21/6)
Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan Universitas Hasanuddin yang telah mengadakan riset pembangunan inklusif 2022 di Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Bimtek SAKIP, Upaya Pemda Selayar Tingkatkan Kemampuan SDM ASN0
- Kesbangpol Selayar Gelar Bimtek Pengelolaan Bankeu Parpol0
- Bupati Selayar Ikuti Halal Bi Halal Pemprov Sulsel, Gubernur Minta Maaf Secara Virtual0
- Halal bi Halal dengan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Ini Harapan Musrifah Basli0
- Hadiri Sidang ke-31 ICC-MAB Unesco di Paris, Berikut Penjelasan Bupati Kepulauan Selayar0
Orang nomor satu di Kepulauan Selayar ini, berharap hasil riset bersama tersebut nantinya dapat menjadi road maps dalam mengoptimalkan berbagai potensi daerah serta menghasilkan rekomendasi untuk perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas.
Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Causa Iman Karana mengatakan joint research ini merupakan kelanjutan dari penelitian pada tahun sebelumnya.
"Penelitian terdahulu mengkonfirmasi komoditas utama yang memiliki potensi tinggi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kepulauan Selayar, yaitu kelapa, perikanan tangkap, dan jeruk keprok" ungkapnya
Mempertimbangkan hal tersebut, penting menurut kami untuk dapat melihat potensi pengolahan kelapa menjadi produk turunan yang lebih bernilai tambah dan memaksimalkan manfaat dari semua bagian buah kelapa.
"Beberapa produk yang bisa menjadi alternatif antara lain VCO, minyak goreng kelapa, cocopeat, coco fiber, dll." Ucapnya
Dan untuk mendapatkan manfaat dan nilai tambah dari hilirisasi produk olahan kelapa tersebut, diperlukan industri pengolahan yang memiliki standardisasi dan memenuhi persyaratan pasar.
"Bahan baku kita yang melimpah. Apalagi Selayar terkenal dengar produksi kelapanya yang tertinggi di Sulsel, baik dari luas lahan maupun volume buah yang dihasilkan" lanjutnya
Riset ini penting dilakukan sebagai prosedur kebijakan Bank Indonesia dalam melakukan pendampingan dan mengeluarkan bantuan kepada para Pelaku Usaha, UMKM kedepannya.
Oleh karena itu, Pemangku kebijakan terkait, termasuk BI dan pemerintah daerah, perlu mengupayakan pengembangan hilirisasi produk kelapa sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
"Antara lain melalui Menyusun roadmap perencanaan industri pengolahan kelapa oleh pemerintah daerah, memfasilitasi pelaku usaha dalam mendapatkan pasar penjualan hasil produksi serta Membangun branding dan pengemasan produk yang sesuai dengan standar untuk menjaga mutu dan kualitas" Jelas Iman Karana.
Usai dibuka secara resmi oleh Bupati, acara yang juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, dan Presiden Direktur CV. Coconut Infonesia ini kemudian dilanjutkan dengan paparan hasil riset oleh Tim Riset Unhas selanjutnya dibuka sesi diskusi terkait program peningkatan ekspor. (Kominfo-IC)











.jpeg)