- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Bersama BPJSTK, plt. Kadis PMPTSPTK Serahkan Santunan JKM Ahli Waris Abd. Gani

KEPULAUAN SELAYAR - Atas nama Bupati Kepulauan Selayar, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Muhammad Arsyad, MScPH, menyerahkan Santunan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan sebesar 42 juta rupiah kepada ahli waris Abd. Gani (alm), salah seorang nelayan Desa Bontolebang yang meninggal beberapa pekan yang lalu.
Penyerahan santunan JKM itu berlangsung di Kantor Desa Bontolebang Kecamatan Bontoharu, Rabu, (15/7/2020) yang dirangkaikan dengan sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi aparatur desa dan pekerja bukan penerima upah Desa Bontolebang.
plt. Kadis PMPTSPTK didampingi oleh Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Kepulauan Selayar Antawirya. Hadir pula Kapolsek Benteng, Sekcam Bontoharu, Babinsa Bontolebang, Binmas, Kepala Desa bersama warga/masyarakat Bontolebang.
Baca Lainnya :
- BPJS Ketenagakerjaan Rapat Kerja Sama Operasional dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Besok Dinas PMPTSPTK Bersama BPJS Ketenagakerjaan akan Sosialisasi di Bontolebang0
"Acara hari ini menjadi salah satu bukti bahwa Pemerintah senantiasa berupaya melaksanakan salah satu Fungsi utamanya disamping fungsi pelayanan, fungsi pembangunan dan fungsi pemberdayaan, yakni fungsi perlindungan. Bahwa pemerintah senantiasa hadir memberikan perlindungan bagi seluruh warganya termasuk perlindungan dari resiko kecelakaan kerja bahkan kematian yang dapat dialami oleh pekerja pada saat bekerja, baik pekerja formal maupun pekerja informal dalam hal ini nelayan, petani, buruh, dan pekerja lainnya," ucap Muhammad Arsyad.
Muhammad Arsyad berharap, setelah kegiatan tersebut, masyarakat semakin paham dengan manfaat program BPJS Ketegakerjaan manfaatnya, sehingga semakin banyak yang menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Dengan demikian maka akan semakin banyak masyarakat kita yg mendapatkan manfaat dari program ini," terangnya. (IM)










.jpeg)