- Selayar Lolos Tahap Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026, Wabup Paparkan Komitmen Perlindungan Pekerja
- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
- Polda Sulsel Beberkan Hasil Penanganan Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Jenazah Jalani Identifikasi Forensik
- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi

JAKARTA – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, terus memperjuangkan pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat pembahasan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (29/6/2026), di Gedung Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.
Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, serta dihadiri jajaran perencana PLN Pusat, General Manager PLN UID Sulselrabar, dan rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Terkonfirmasi, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Kepulauan Selayar, Mursalim, S. Sos yang mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut menjelaskan, audiensi merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terkait pembangunan konektivitas kelistrikan melalui kabel bawah laut serta percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG).
Baca Lainnya :
- Diklatpim IV di BPSDM Makassar, Sri Dahlia Buat Program Inovasi SILIPU'IA Berbasis Online 0
- Kadis Kepariwisataan Selayar Diklatpim II Tematik Pariwisata di BPSDM Provinsi Bali 0
- IDI Selayar Bergerak ke Desa, Wabup Muhtar Harap Jadi Program Berkelanjutan0
- Peringatan HUT ke-25 DWP, Sekda Selayar : Momentum Ini Dapat Dijadikan Referensi Evaluasi dan Introspeksi Pelaksanaan Program0
- Lima kali WTP berturut-turut, Bupati Basli Ali terima penghargaan Menteri Keuangan0
Menurutnya, dalam pemaparannya Bupati Muh. Natsir Ali menegaskan bahwa kebutuhan listrik merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebagai daerah kepulauan, keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga investasi.
"Selain memperjuangkan kebutuhan listrik masyarakat kepulauan, Bapak Bupati juga memaparkan besarnya potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar. Potensi tersebut mencapai sekitar 550 Megawatt (MW) dari tenaga bayu dan sekitar 75 MW dari tenaga surya, sehingga total potensi yang dimiliki mencapai 625 MW," ujar Kabag Ekonomi.
Ia mengatakan, Bupati berharap potensi energi terbarukan tersebut dapat segera dimanfaatkan melalui dukungan perencanaan dan penganggaran dari pemerintah pusat. Apabila dikembangkan menjadi energi listrik, Selayar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan listrik daerah sendiri, tetapi juga berpotensi menyuplai kebutuhan listrik Pulau Sulawesi melalui jaringan interkoneksi kabel bawah laut.
"Pak Bupati menyampaikan bahwa potensi ini sangat besar. Jika dimanfaatkan secara optimal, bukan hanya ekonomi masyarakat Selayar yang akan meningkat, tetapi kebutuhan listrik sektor industri juga dapat dipenuhi," jelasnya.
Kabag Ekonomi menambahkan, dalam rapat tersebut Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar juga mendorong percepatan pembangunan PLTMG Selayar 1 berkapasitas 10 MW yang saat ini telah memasuki tahap lelang pada tahun 2026, serta PLTMG Selayar 2 yang direncanakan memasuki tahap perencanaan pada tahun 2028.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam mendorong pengembangan sektor ketenagalistrikan.
Menurut Kabag Ekonomi, Direktur ESDM menyampaikan bahwa usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan menjadi perhatian dan diupayakan masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) sebagai dasar pengembangan sistem ketenagalistrikan nasional.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap hasil audiensi tersebut menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah, sehingga kebutuhan listrik masyarakat kepulauan dapat terpenuhi sekaligus menjadikan Selayar sebagai salah satu kawasan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. (HUMAS-IC)










.jpeg)