Musnahkan 2.340 Karung Pupuk Amonium Nitrat, Bupati Apresiasi Kinerja Jajaran Polres Selayar

Musnahkan 2.340 Karung Pupuk Amonium Nitrat, Bupati Apresiasi Kinerja Jajaran Polres Selayar


SELAYAR, kepulauanselayarkab.go.id - Sebanyak  2.340 Karung  yang berisi  senyawa  Amonium Nitrat  dimusnahkan  Penyidik Polres Kepulauan  Selayar  hari  ini Jumat (20/7/2018). Pemusnahan  dilakukan  di  sebuah  tanah  Lapang  di ujung  Selatan  Bandara  H. Aroeppala Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. Pemusnahan  dilakukan  setelah  penyidik  mendapat izin  penyitaan  dan Pemusnahan  dari  Ketua Pengadilan Negeri  Selayar. 

Proses  pemusnahan  ini diawali oleh Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali Ali, disusul Kajari Selayar, Kapolres Selayar AKBP Syamsu Ridwan, S.IK bersama unsur Forkopimda lainnya. 

Selanjutnya pemusnahan dilakukan oleh  Personil  Polres  Kepulauan  Selayar  yang dibantu  dengan  petugas  dari  Dinas Sat Pol PP  dan  Damkar  dengan  cara  menyiapkan  lubang  besar dengan  menggunakan  kendaraannya  berat, kemudian  pupuk  tersebut  dibongkar  dari  karung  kemudian dimasukkan ke dalam  lubang  tersebut dan  ditimbun. 

Pada kesempatan itu Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali mengapresiasi kepada jajaran Polres Kepulauan Selayar atas kinerjanya yang berhasil mengungkap perdagangan bahan baku bom ikan. 

"Apa yang kita lakukan hari ini membuktikan bahwa masih ada dari segelintir orang yang berupaya menyelundupkan bahan baku bom ikan ke daerah kita. Kalau kita tidak segera melakukan penyadaran kepada masyarakat, maka ke depannya akan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup biota laut," kata Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali. 

Sementara Kapolres Kepulauan Selayar AKBP. Syamsu Ridwan, S.IK saat memimpin pemusnahan barang bukti menjelaskan bahwa, Barang bukti  ini  disita dalam Penangkapan kapal KLM. Eka Putri. GT. 62 NO. 649 / LLN di perairan sebelah selatan laut Selayar, 26 april 2018 yang lalu . Karung  berisi  butiran  senyawa  amonium  nitrat  ini  adalah  bahan  dasar  Bom Ikan  yang rencananya  akan  dijual  di Perairan  Selayar, Wakatobi  dan  Timor  Leste.

Ia menambahkan bahwa penangkapan ini adalah penangkapan terbesar amonium nitrat dalam 10 tahun terakhir dan jika diuangkan akan bernilai kurang lebih 6 Miliar rupiah.  

Sebanyak 7 orang Anggota Polres Kepulauan Selayar yang telah mempertaruhkan keselamatannya dan berhasil menangkap  KM. Eka Putri bersama  10 orang  ABK  dan  muatannya,  telah  mendapatkan  penghargaan  langsung  sebagai  Personil  Berprestasi  dari  Kapolda  Sulsel, yang diserahkan  pada  Puncak  Peringatan HUT Bhayangkara  ke-72 beberapa  waktu lalu. 

Penangkapan  ini  secara  nasional  juga  mendapatkan  Apresiasi  dari  Menteri  Kelautan dan Perikanan  Susi Pudjiastuti  yang  langsung  menggelar  Konferensi  Pers  Pasca  Penangkapan  dan menyampaikan Apresiasi  kepada  Kepolisian. 

Dalam kegiatan pemusnahan selain dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, hadir Kajari Cumondo Tresno SH, Dandim diwakili Danramil 01, Wakapolres, Para Pejabat Utama dan Personil Polres Kepulauan Selayar, Petugas dari Balai Taman Nasional Takabonerate, Pemerhati lingkungan, penasehat hukum pelaku serta masyatakat sekitar pelaksanaan kegiatan pemusnahan. (Man/As) 


Berita Populer

Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook