- Bupati Natsir Ali Hadiri Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP di Masamba, Tegaskan Apresiasi atas Loyalitas Personel
- Wabup Selayar Sampaikan Pesan Tito Karnavian pada Peringatan Otda ke-30
- Bupati Natsir Ali Tegaskan Penyaluran Bantuan Harus Adil Tanpa Diskriminasi
- Hadiri Rakor Provinsi, Wabup Selayar Dukung Strategi 3R dan Edukasi Pengelolaan Sampah
- Pemda Selayar Buka Jalur Kerja Sama Penerimaan Mahasiswa Baru di Kampus Unhas
- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
Bankom RAPI Selayar Siap Kolaborasi dengan BPBD Tanggulangi Bencana

Keterangan Gambar : Jajarannya Anggota RAPI Wilayah 15 Kabupaten Kepulauan Selayar. (Foto by Aan)
KEPULAUAN SELAYAR - Untuk memperlancar alur koordinasi dan komunikasi dalam menanggulangi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar selama beberapa hari terakhir, organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 15 Kabupaten Kepulauan Selayar Daerah 24 Sulawesi Selatan, siap memberikan bantuan komunikasi (Bankom) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Selayar.
Pengurus RAPI Selayar akan menurunkan segenap personilnya untuk membackup komunikasi via Frequency Two Meter Band melalui Radio Pancar Ulang (RPU) Puncak Desa Bontomarannu Kecamatan Bontomanai. Terlebih masih ada sejumlah wilayah di daratan Pulau Selayar yang mengalami blank spot sinyal seluler akibat cuaca ekstrem yang terus melanda Kabupaten Kepulauan Selayar dan sekitarnya.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua RAPI Wilayah 15 Kabupaten Kepulauan Selayar Ir. Muh. Yunan Krg. Tompobulu, ST. MT., IPM pemilik call sign JZ24AXV saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (31/12/2022).
Baca Lainnya :
- Sehari setelah Pulau Jampea, Bupati Basli Ali kembali Kunker di tiga kecamatan kepulauan0
- Deklarasi Kalebu Kepulauan Selayar di Hari Pariwisata Dunia 2017, Ini Isi Deklarasinya0
- Ketua TP PKK Selayar Buka Sosialisasi Sekolah Ramah Anak2
- Tim Ruby Snapper Juarai Kelas Profesional Selayar Fishing Tournament 20190
- Wabup Kepulauan Selayar : Mari Kita Jadikan Narkoba Sebagai Musuh Bersama0
Bupati Kepulauan Selayar juga kata Muh. Yunan telah mengeluarkan pernyataan status darurat bencana dalam masa tanggap darurat mulai tanggal 24 Desember 2022 sampai dengan 12 Januari 2023.
Muh. Yunan mengatakan BPBD telah melakukan permintaan kepada RAPI untuk dapat memberikan Bantuan Komunikasi dan permintaan personil untuk posko bersama tim terpadu lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menyikapi hal tersebut, Muh. Yunan menyatakan kesiapannya menurunkan personilnya untuk Bankom back up penanganan bencana, sesuai dengan apa yang menjadi tugas inti dari Organisasi RAPI. Selain Bankom, Muh. Yunan menuturkan bahwa ia juga akan melibatkan anggotanya dalam giat bakti sosial bersama-sama dengan tim terpadu menanggulangi bencana di wilayah daratan Pulau Selayar.
"Kami tinggal menunggu aba-aba dari BPBD Selayar kapan posko dimulai, Insya Allah kami siap," pungkasnya.
Dikemukakan, untuk memperlancar Bantuan Komunikasi, RPU Puncak telah dilengkapi catu daya Solar cell agar RPU bisa berfungsi 24 jam meskipun terjadi pemadaman dari PLN.
"Alhamdulillah kita sudah pasang solar cell, jadi meski terjadi pemadaman di Puncak, RPU masih tetap bisa beroperasi 24 jam. Berdoa saja mudah-mudahan cuaca segera bersahabat," jelas Muh. Yunan penuh semangat.
Sebagai informasi, saat ini anggota RAPI Selayar juga sementara melakukan Bankom Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan melakukan posko di Terminal Pelabuhan Benteng.
Dari pantauan media ini, cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Selayar seperti hujan, angin kencang dan gelombang tinggi telah menimbulkan banyak bencana seperti pohon tumbang yang merusak banyak jaringan listrik PLN, dan rumah-rumah warga, hingga tersendatnya distribusi air PDAM ke rumah-rumah pelanggan, bahkan di sejumlah kecamatan terjadi blank spot jaringan seluler.
Selain itu, intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya jembatan ambruk di Desa Patilereng Kecamatan Bontosikuyu.
Sementara gelombang tinggi menyebabkan terjadi banjir rob, tanggul jebol yang mengikis sejumlah ruas jalan protokol. (Im)










.jpeg)