- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
Asisten Ekbang & Kesra Selayar: "Sub Penyalur BBM bersubsidi diharapkan bantu pemda"

Keterangan Gambar : Foto by Yusri
HUMAS SELAYAR --- Mengatasi persoalan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Selayar, pemerintah daerah membentuk Sub Penyalur BBM bersubsidi.
Asisten Ekbang dan Kesra Setda Ir. H. Arfang Arief pimpin Rapat Sosialisasi Keputusan Bupati Kepulauan Selayar Nomor : 109/II/Tahun 2019 tentang Penunjukkan Sub Penyalur jenis BBM tertentu dan jenis BBM penugasan di Kabupaten Kepulauan Selayar yang bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bupati Kepulauan Selayar, Jumat, (8/3/2019).
Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Setda, Ir. H. Arfang Arief, dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan diterbitkannya SK Sub Penyalur BBM dan Solar bersubsidi sehingga dapat membantu pemerintah menyelesaikan persoalan BBM bersubsidi untuk disalurkan kepada masyarakat atau konsumen sehingga antrian kendaraan di APMS dapat dikurangi.
Baca Lainnya :
- Bangun KEK, Bupati Kepulauan Selayar Teken MOU Dengan Owner PT. Dolly International Investment0
- Asisten Ekbang & Kesra Kepulauan Selayar Pimpin Diskusi TGUPP0
- Bupati Kep. Selayar Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bontomatene0
- Tim Kabupaten Sehat Kep. Selayar Gelar Rakor Jelang Verifikasi Tingkat Nasional0
- H.M. Ali Gandong: Selayar Harus Jemput Peluang Wisata Halal 0
“Dengan terbentuknya Sub Penyalur BBM bersubsidi di Kabupaten Kepulauan Selayar, diharapkan membantu pemerintah daerah mencegah isu negatif terhadap BBM yang selama ini menjadi persoalan di masyarakat. Hal ini adalah permintaan oleh Bupati Kepulauan Selayar," ungkap Ir. H. Arfang Arief.
Mengakhiri sambutannya, Ir. H. Arfang Arief mengatakan bahwa karena Sub Penyalur ini tidak ada keuntungan yang diperoleh, tetapi hanya mendapatkan penggantian biaya transportasi pengangkutan BBM dari APMS. Jadi apabila ada APMS yang menjual BBM bersubsidi kepada sub penyalur di luar harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat, makan segera laporkan kepada Pertamina.
Kepala Dinas Perindagkum, Drs. Hizbullah Kamaruddin, selaku Ketua Tim Penyusun Sub Penyalur Minyak dan Solar Kabupaten Kepulauan Selayar dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk menyelesaikan persoalan antrian kendaraan di agen Penyalur Minyak dan Solar yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir. Antrian di Agen Premium Minyak Solar (APMS) di Kepulauan Selayar merupakan antrian terpanjang dibandingkan dengan daerah lain, sehingga ditetapkan Sub Penyalur Minyak dan Solar ini dapat mengatasi persoalan antrian di APMS.
Kemudian Sekretaris Tim Penyusun Sub Penyalur Minyak dan Solar Kabupaten Kepulauan Selayar dalam hal ini Kepala Bagian Ekonomi Setda, Muh. Arsyad, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa sub penyalur BBM bersubsidi berkewajiban mendistribusikan BBM bersubdsidi ke konsumen/pengguna yang terdaftar dalam sub penyalur dengan harga jual eceran yang ditetapkan pemerintah pusat di tingkat APMS di tambah ongkos angkut sampai titik serah sub penyalur sesuai SK penetapan tarif angkutan BBM dari APMS.
Baca juga :
Pemda Selayar Minta Kuota BBM Ditambah
Lebih lanjut, Muh. Arsyad, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah dalam rangka meningkatkan pemahaman para sub penyalur akan tanggung jawabnya sebagai perpanjangan tangan APMS dalam penyaluran BBM di desa atau dalam wilayah yang jauh dr APMS. Diharapkan keberadaan Sub Penyalur ini menjadi salah satu solusi mengurai masalah antrian panjang di APMS selama ini karena pembeli tidak lagi menumpuk di APMS.
Sebagai rangkaian dari acara ini, juga dilakukan penandatanganan pernyataan oleh masing-masing Sub Penyalur, yakni menyatakan bertanggung jawab penuh terhadap kecelakaan kerja dan atau musibah yang terjadi di Sub Penyalur dan bersedia dicabut haknya sebagai Sub Penyalur jika terbukti melakukan pelanggaran/penyimpangan terhadap peraturan dan ketentuan yang berlaku khususnya sebagaiman yang tercantum dalam Surat Keputusan (SK). (Y)










.jpeg)