- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Asisten Ekbang & Kesra Kepulauan Selayar Pimpin Diskusi TGUPP

HUMAS SELAYAR --- Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesra, Ir. H. Arfang Arief, memimpin diskusi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan melakukan kunjungan di kawasan industri perikanan terpadu Hangkoang, Pattumbukang, (Kecamatan Bontosikuyu), pusat distribusi logistik di Pamatata (Kecamatan Bontomatene) Kawasan pariwisata Punagaang dan Tamangmelong (Kecamatan Bontosikuyu).
Diskusi bersama Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dihadiri juga oleh Kepala Bappelitbangda, Kadis Kepariwisataan, Kadis Perindagkum, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perhubungan, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis PUPR, dan juga Kabag Ekonomi Sekda bertempat di Reyhan Resto & Coffee Jl. Jend. Ahmad Yani No. 40 Benteng Selayar, Ahad (3/3/2019) pukul 21.00 Wita.
"Diskusi ini semoga mampu bertukar informasi antarkita dan untuk masukan kritik serta saran dalam memajukan daerah tercinta kita, Kabupaten Kepulauan Selayar," ujar Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesra, Ir. H. Arfang Arief, mengawali diskusi.
Baca Lainnya :
- Satgas Pengendalian Ternak Tingkat Kelurahan se-kecamatan Benteng Resmi Terbentuk 0
- Bupati Kepulauan Selayar Buka Diklat Prajabatan CPNS, 65 Orang Terima SK PNS0
- Kabupaten Kepulauan Selayar Sukses Raih WTP 0
- Jajaran Pemkab Kepulauan Selayar Ramah Tamah Dengan Kontingen Pra Porda IPSI Sulsel 0
- Sekda Kabupaten Kepulauan Selayar Buka Pelatihan Tenun di Bontomatene 0
Setelah melakukan kunjungan, pembicara dari TGUPP, Syamsul Rijal, mengatakan bahwa sangat takjub dengan objek-obek wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Selayar di luar ekspektasi kami ternyata sudah banyak objek-objek wisata yang bisa menjadi icon Kepulauan Selayar," ungkap Syamsul Rijal.
Untuk kawasan hutan mangrove, harus diberi nama tanaman jenis mangrove, kebersihan harus dijaga, pembuangan dibuatkan penampung, fasilitas perlu ditingkatkan sehingga para pengunjung akan betah tinggal lebih lama. Jangan hanya datang untuk berfoto atau selfi kemudian pulang.
"Di wilayah ini juga akan muncul kegiatan ekonomi produktif sepert penyedia jasa penyewaan sampan kano, perahu bebek, dan banan boat, alat snorkling, souvenir dan makanan-makanan khas selayar. Kami sangat terkesan pada pengelolaan Kawasan Wisata Punagaang yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan ini harus terus di dorong supaya terus berkembang kedepannya dan Kawasan Wisata Punagaang bisa dijadikan rujukan bagi desa-desa lain di Kepulauan Selayar bahkan di daerah lain," ungkap Prof. Sudirman
Lebih lanjut Prof. Sudirman menyinggung sektor perhubungan. Infrastruktur pelabuhan di Kepulauan Selayar dengan adanya Pelabuhan Dermaga Feri Pattumbukang dan Pamatata, Pelabuhan laut Dermaga Rauf Rahman Benteng dan Pelabuhan Pelni Pamatata sudah sangat siap untuk dijadikan pusat distribusi logistik indonesia timur. Akan tetapi harus memperhitungkan jumlah kapal yang singgah dan bongkar muat.
Terakhir, TGUPP merekomendasi beberapa hal terkait potensi komoditi khas selayar seperti Budidaya ikan kerapu, ikan tuna, jeruk asli selayar supaya di pertatahankan dan dikembangkan karena sudah mulai langka di pasaran. TGUPP juga mengharapkan kepada pemda Selayar untuk memasukkan proposal ke Provinsi Sulsel melalui TGUPP. (Y)










.jpeg)