Breaking News
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
60 Putra Putri Terbaik Selayar Ikut Diklat Pemberdayaan Masyarakat di PIP Makassar

kepulauanselayarkab.go.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengutus 60 orang putra putri terbaiknya untuk mengikuti diklat pemberdayaan masyarakat di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Kamis (27/4/2017). Selain Kabupaten Kepulauan Selayar, peserta lainnya berasal dari Kabupaten Gowa, Palopo, dan Kabupaten Bulukumba.
Diklat pemberdayaan masyarakat 2017 yang dilaksanakan oleh PIP makassar ini merupakan program Presiden RI Jokowi, yakni menyukseskan nawa cita butir ke lima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan sebagai upaya-upaya membuka kesempatan bekerja di kapal.
Diklat tersebut dibuka oleh Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar yg diwakili oleh Kepala Divisi Pengembangan PIP Makassar Dr. Ahmad fauzi, M. Sc. Dalam sambutannya mengatakan bahwa diklat ini merupakan angkatan ke-10. Hingga tahun ini PIP telah mendidik sebanyak 2.200 peserta didik di Indonesia bagian timur. Peserta yang nantinya yang dinyatakan lulus akan berhak memegang serifikat Basic Savety Training (BST), Security Awerence Training (SAT), dan Advance Training Figting (ATF).
"Semua ini adalah persyaratan minimal untuk bekerja di atas kapal," kata Ahmad Fauzi.
Sementara Kepala Bidang Perhubungan Laut Andi Caco Amras, S.T.,M.M yang hadir dalam acara pembukaan tersebut menambahkan bahwa Program Gratis ini dilaksanakan oleh 2 kampus Negeri yakni PIP dan BP2IP.
"Animo Putra putri kita sangat besar untuk mengikuti dikkat ini, untuk itu program ini wajib dilanjutkan di tahun mendatang," terang Caco Amras.
Reporter : CKD
Editor : Firman
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)