Breaking News
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
60 Putra Putri Terbaik Selayar Ikut Diklat Pemberdayaan Masyarakat di PIP Makassar

kepulauanselayarkab.go.id - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengutus 60 orang putra putri terbaiknya untuk mengikuti diklat pemberdayaan masyarakat di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Kamis (27/4/2017). Selain Kabupaten Kepulauan Selayar, peserta lainnya berasal dari Kabupaten Gowa, Palopo, dan Kabupaten Bulukumba.
Diklat pemberdayaan masyarakat 2017 yang dilaksanakan oleh PIP makassar ini merupakan program Presiden RI Jokowi, yakni menyukseskan nawa cita butir ke lima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan sebagai upaya-upaya membuka kesempatan bekerja di kapal.
Diklat tersebut dibuka oleh Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar yg diwakili oleh Kepala Divisi Pengembangan PIP Makassar Dr. Ahmad fauzi, M. Sc. Dalam sambutannya mengatakan bahwa diklat ini merupakan angkatan ke-10. Hingga tahun ini PIP telah mendidik sebanyak 2.200 peserta didik di Indonesia bagian timur. Peserta yang nantinya yang dinyatakan lulus akan berhak memegang serifikat Basic Savety Training (BST), Security Awerence Training (SAT), dan Advance Training Figting (ATF).
"Semua ini adalah persyaratan minimal untuk bekerja di atas kapal," kata Ahmad Fauzi.
Sementara Kepala Bidang Perhubungan Laut Andi Caco Amras, S.T.,M.M yang hadir dalam acara pembukaan tersebut menambahkan bahwa Program Gratis ini dilaksanakan oleh 2 kampus Negeri yakni PIP dan BP2IP.
"Animo Putra putri kita sangat besar untuk mengikuti dikkat ini, untuk itu program ini wajib dilanjutkan di tahun mendatang," terang Caco Amras.
Reporter : CKD
Editor : Firman
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)