- Wabup Selayar Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Jelang Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
- Sentuhan Nyata di Tanabau: Safari Ramadan Pemkab Selayar Hadirkan Harapan dan Keberkahan
- Bupati Selayar Sambut 16 Dokter Internship, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
- Bupati Natsir Ali Hadirkan Berkah Ramadan bagi Resmiati di Bontotangnga
- Bupati Natsir Ali Saksikan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026, OPD Diminta Tingkatkan Etos Kerja
- Safari Ramadan Hari Kelima, Bukti Nyata Kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar untuk Masyarakat
- Hormati Wapres ke-6 RI, Instansi dan Warga Selayar Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Bupati Selayar Pimpin Ekspose Rencana Kinerja OPD, Tekankan Target Terukur dan Akuntabel
- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
Wabup Selayar Buka Orientasi Anggota DPRD di Makassar

MAKASSAR - Orientasi, pembekalan, Training, work shop dan semacamnya, sesungguhnya bermuara pada "PKS", yakni Pengetahuan Bertambah, Ketrampilan meningkat, dan Sikap. berubah menjadi lebih baik.
Wakil Bupati Kep. Selayar, Saiful Arif, antara lain menegaskan hal itu saat memberikan sambutan, lalu membuka orientasi anggota DPRD Kepulauan Selayar periode 2024 - 2029, ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada dua perwakilan, yakni Frengky Wijaya, SE, dan Nurmianti, S. Kep di Hotel Grand Town Hotel, Jl. Pengayoman, Makassar, Rabu (18-9) malam.
Karena itu, lanjutnya, para peserta perlu mengikuti orientasi ini sepenuh waktu dan sepenuh perhatian, sekalipun sebagian, sudah menjadi penyegaran dan pencerahan, karena sudah beberapa kali terpilih.
Baca Lainnya :
- Kembangkan Pariwisata Selayar, Bupati Basli kunjungi Labuan Bajo0
- Sekda Mesdiyono Lantik 2 Pejabat Pimpinan Pratama dan 14 Pejabat Administrator0
- Wabup Selayar Briefing Jajaran Pemda0
- Kepala DLHK : Terbentuknya Tim CERDAS Adalah Sebuah Inovasi Yang Luar Biasa 0
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Lepas Kafilah MTQ Selayar Menuju MTQ XXXII Sulsel0
Hal ini, menjadi lebih penting maknanya, karena menurut ketua panitia, Indra Jaya Saputra, S. STP., MM, Kabid Managerial BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, di sela - sela laporannya, mengatakan bahwa pernah terjadi, peserta orientasi dinyatakan harus mengulang, dan mengikuti orientasi di kabupaten / tempat lain karena tingkat kehadirannya tidak mencapai 90 %.
"Ini bukan kewenangan kami di BPSDM, melainkan kewenangan Kemendagri, yang kehadirannya, terkadang, kami sendiri tak tau,” ucapnya.
Hal lain yang ditegaskan oleh Wabup Saiful Arif, eksekutif dan Legislatif merupakan mitra sejajar dalam urusan pemerintahan, karena itu, sinergitas dan kolaborasi harus terus dijaga dan ditingkatkan, agar produk produk kebijakan yang dilahirkan bersama, selalu berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Anggaran kita terbatas, sementara kebutuhan kita banyak. Maka harus ada pilihan prioritas dengan kriteria dan indikator yang sama menurut eksekutif dan legislatif,” terangnya.
Dikatakan, tugas utama pemerintah, paling tidak ada tiga, yakni pelayanan, yang berorientasi pada keadilan, pembangunan yang mengarah pada kesejahteraan, dan pemberdayaan yang berorientasi pada kemandirian. Jika Eksekutif dan Legislatif sepakat memberi forsi anggaran yang lebih memadai pada pemberdayaan, maka masyarakatnya akan mandiri, sehingga ke depannya, tugas pemerintah akan menjadi lebih ringan. "Masyarakat mandiri akan menjadi penopang tugas pemerintah. bukan menjadi beban" kunci Wabup Kepulauan Selayar, Saiful Arif.
Sebelumnya, Ka BPSDM, (putra Selayar) Prof. DR. Muhammad Jufri, M. Si, M. Psi, Psikolog, dalam sambutannya menyampaikan beberapa regulasi yang menjadi dasar pelaksanaan orientasi. Pembukaan orientasi yang turut dihadiri Pj. Sekwan Kepulauan Selayar, Masdar J. Pratama, Kom,. MM, diakhiri dengan foto bersama. (Rls)










.jpeg)