- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
- Wabup Muhtar Terima Tim Teknis ATR/BPN, Bahas Penyusunan RDTR Batangmata
- BBM dan LPG Jadi Sorotan, Pemkab Selayar Libatkan TNI-Polri dan Kejaksaan Bentuk Satgas Pengawasan
- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
Wabup Saiful Arif Canangkan Program Padat Karya Dirjen Perhubungan Laut

KEPULAUAN SELAYAR - "Anynyorong Lopi, salah satu kearifan lokal masyarakat Kepulauan Selayar, tradisi ini, hilang, terkikis seiring perkembangan zaman, ini perlu kita hidupkan dan pelihara kembali untuk membangun kekuatan ditengah pandemi covid, sebab pada kegiatan tersebut rasa kebersamaan, gotong royong muncul, rasa senasib, rasa sepenanggungan itu bangkit."
Demikian sepenggal harapan yang disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif dalam sambutannya, Kamis (15/7) pada Pencanangan Program Padat Karya Tahun Anggaran 2021, di Lingkungan Direktorar Jenderal Perhubungan Laut UPP Kelas III Selayar-Jampea, yang dilaksanakan di Pelataran Pelabuhan Rauf Rahman Benteng.
Lanjut Wabup Saiful, Program Padat Karya merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat, yang memupuk rasa kebersamaan, gotong-royong dan partisipasi masyarakat yang diharapkan mampu membangkitkan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Rakor dengan Direktur ASDP, Kadishub Selayar Minta Tambahan Trip ke Pulau 0
- Pastikan Bebas Narkoba, Para Sopir Angkutan Lebaran Mendadak Jalani Tes Kesehatan 0
- Gunting Pita, Wakil Bupati Resmikan GOR Tanadoang Selayar0
- Lantik Direktur PD Berdikari, Ini Pesan Wabup Kepulauan Selayar0
- Pastikan Kasus KM Lestari Maju Tidak Terulang, KNKT Monitoring Angkutan Lebaran 2019 di Kepulauan Selayar0
Olehnya itu atas nama pemerintah kabupaten Kepulauan Selayar, wabup mengucapkan terima kasih, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kantor unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Selayar dan Jampea yang telah mewujudkan program ini di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Berharap masyarakat yang direkrut dalam Program Padat Karya ini, memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya hasil yang efektif dan esfisien sesuai dengan sasaran program yang ditetapkan, sehingga program ini dapat dilanjutkan kembali.
Baca juga :
Bupati Basli Ali Resmi Tutup TMMD ke 111 Kodim 1415/Selayar
Kepala UPP Kelas III Jampea, Anwar Karim pada laporannya menyampaikan bahwa Program Padat Karya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut ini bekerja sama dengan Komisi V DPR RI dan Pendampingan langsung dari Komite II DPD RI, dan Khusus Selayar Jampea didampingi Anggota DPD RI Andi Muhammad Ikhsan.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu, mengurangi pengangguran, memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong, serta meningkatkan sosial budaya dan ekonomi dimasa Pandemi Covid-19.
Sementara, Kepala UPP Kelas III Selayar, Taufan Eka Putra dalam keterangannya menyebut Program Padat Karya Tahun Anggaran 2021 ini meliputi pekerjaan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kantor Fasilitas Pelabuhan aut Selayar dan Jampea dengan melibatkan 130 Tenaga Kerja.
"Program ini melibatkan tenaga kerja masyarakat sekitar pelabuhan, dengan sistem upah harian, harapannya ekonomi masyarakat terbantu dan meningkat, akibat pandemi Covid'19" ucapnya
Pelaksanaan Pencanangan Program Padat Karya ditandai dengan Pemasangan Rompi Kerja dan Penyerahan Peralatan Kerja Oleh Wakil Bupati didampingi Kadis Perhubungan, Kepala UPP Kelas III Selayar dan Kepala UPO Kelas III Jampea, dengan tidak mengabaikan Protokol Kesehatan. (Kominfo-IC/CW)











.jpeg)