- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
Wabup Muhtar Pimpin Rakor TPPS: Prevalensi Stunting di Selayar Turun 5,6 Persen

KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar rapat koordinasi di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (19/9/2025).
Rakor dipimpin Wakil Bupati Drs. H. Muhtar, M.M. selaku Ketua TPPS. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. H. M. Yunan Krg. Tompobulu, Staf Ahli Bupati Muzakkir Muin, jajaran TP-PKK, para kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, serta undangan lainnya.

Baca Lainnya :
- Program Stop Stunting di Selayar Dapat Keluhan, Dinkes Koordinasi ke Pihak Penyelenggara Pastikan Perbaikan Menu PMT0
- Selayar Tekan Stunting, Aksi Konvergensi Capai 100 Persen, Wabup Muhtar : Komitmen Kami Bukan untuk Dicerita, Tapi Dilaksanakan0
Dalam sambutannya, Wabup Muhtar menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting di Kepulauan Selayar mengalami penurunan sebesar 5,6 persen berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024. Angka stunting yang sebelumnya berada di 31,3 persen, kini turun menjadi 25,7 persen.
“Meskipun angka ini masih relatif tinggi, capaian ini patut kita syukuri bersama. Saya selaku Ketua TPPS menyampaikan apresiasi atas kontribusi semua pihak dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kepulauan Selayar. Evaluasi harus kita lakukan secara berkelanjutan sehingga menjadi acuan untuk mempercepat penurunan stunting hingga 14 persen pada sisa waktu tahun 2025,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antar-pemangku kepentingan, peningkatan komitmen, serta koordinasi lintas sektor. Menurutnya, sinkronisasi program percepatan penurunan stunting antara OPD, pemerintah desa, dan berbagai elemen terkait menjadi kunci dalam mencapai target nasional.
Selain pemaparan data terbaru, rakor juga membahas sejumlah kendala yang dihadapi TPPS serta upaya intervensi spesifik maupun sensitif. Di antaranya peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan edukasi gizi kepada masyarakat.(Humas IKP Diskominfo SP – M)











.jpeg)