- Wabup Selayar Tinjau Dapur Umum Kafilah MTQ di Maros
- Sekda Andi Abddurahman: Lulusan MAN Harus Siap Hadapi Tantangan dan Jadi Harapan Daerah
- Bupati Selayar Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel, Tekankan Prestasi dan Disiplin
- Bupati Selayar Sambut EVP Telkom Regional V KTI, Bahas Penguatan Konektivitas Jaringan
- Sekda Selayar Buka Sosialisasi Jamkrida Sulsel, Pemudah pelaku usaha peroleh jaminan
- Pemkab Selayar dan Kejari Pertegas Sinergi Lewat Penandatanganan Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN
- Wabup Muhtar Sampaikan LKPJ Bupati 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Selayar
- Bupati Selayar dan Dandim 1415 Ikuti Zoom Meeting Persiapan TMMD ke-128 Tahun 2026
- Kejari Selayar Gelar Apel Zona Integritas, Tegaskan Komitmen Raih Predikat WBK
- Sinergi TMMD 2026 dan Program Strategis Daerah Jadi Fokus Dandim 1415 di Hadapan Insan Pers
Selayar Tekan Stunting, Aksi Konvergensi Capai 100 Persen, Wabup Muhtar : Komitmen Kami Bukan untuk Dicerita, Tapi Dilaksanakan

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, memaparkan capaian pelaksanaan aksi 1 hingga aksi 8 dalam konvergensi percepatan penurunan stunting Tahun 2024. Pemaparan tersebut disampaikan dalam rangka penilaian kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2024, yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Rabu (28/5/2025).
Dalam pemaparan yang disampaikan secara daring, H. Muhtar menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam upaya menurunkan angka stunting melalui sinergi lintas sektor yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya :
Kepada tim penilai yang terdiri dari tim TPPS Provinsi Sulawesi Selatan, Bappelibangda Sulsel, Dinkes Sulsel, dan tim Inei Pusat, Inspektorat Provinsi serta LSM, Wabup Muhtar menegaskan, bahwa komponen kegiatan delapan aksi konvergensi pada pelaksanaannya telah mencapai 100 persen.
Disebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Selayar 143.096 jiwa. Jumlah keluarga beresiko stunting Tahun 2024 sebesar 18.380 KK. Sedangkan angka prevalensi stunting Kabupaten Kepulauan Selayar menurut ePPGBM periode Bulan Agustus Tahun 2023 sebesar 18.55 persen. Sedangkan Tahun 2024 sebesar 16.68 persen.
Sementara angka SSGI (Survei Status Gizi Indonesia), Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2023 sebesar 31,3 persen, dan Tahun 2024 turun ke angka 25,7 persen, atau prevalensi stunting turun sebesar 5,6 persen.
"Komitmen percepatan penurunan stunting bukan untuk dicerita, tetapi komitmen kami untuk dilaksanakan. Alhamdulillah penurunan angka stunting di Kabupaten Kepulauan dari tahun ke tahun terlihat sangat signifikan," ucap Wabup Muhtar.
Kepada tim penilai, Wabup memaparkan tren penurunan stunting selama tiga tahun terakhir. Disebutkan, pada tahun 2022, stunting berada angka 21,05 pada Tahun 2023 pada angka 18,55 dan Tahun 2024 turun lagi ke angka 16,68.
Ia juga menyampaikan bahwa delapan aksi konvergensi telah diimplementasikan secara konsisten, mulai dari analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, pembinaan kader, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi data, hingga evaluasi kinerja tahunan.
“Kami menyadari bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, hingga akses terhadap pelayanan dasar. Oleh karena itu, pendekatan konvergensi menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ini,” ujar H. Muhtar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr. Husaini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Andi Massile, bersama tim lainnya yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kepulauan Selayar. (Humas IKP/Im).










.jpeg)