- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Selayar Tekan Stunting, Aksi Konvergensi Capai 100 Persen, Wabup Muhtar : Komitmen Kami Bukan untuk Dicerita, Tapi Dilaksanakan

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, memaparkan capaian pelaksanaan aksi 1 hingga aksi 8 dalam konvergensi percepatan penurunan stunting Tahun 2024. Pemaparan tersebut disampaikan dalam rangka penilaian kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2024, yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Rabu (28/5/2025).
Dalam pemaparan yang disampaikan secara daring, H. Muhtar menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam upaya menurunkan angka stunting melalui sinergi lintas sektor yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya :
Kepada tim penilai yang terdiri dari tim TPPS Provinsi Sulawesi Selatan, Bappelibangda Sulsel, Dinkes Sulsel, dan tim Inei Pusat, Inspektorat Provinsi serta LSM, Wabup Muhtar menegaskan, bahwa komponen kegiatan delapan aksi konvergensi pada pelaksanaannya telah mencapai 100 persen.
Disebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Selayar 143.096 jiwa. Jumlah keluarga beresiko stunting Tahun 2024 sebesar 18.380 KK. Sedangkan angka prevalensi stunting Kabupaten Kepulauan Selayar menurut ePPGBM periode Bulan Agustus Tahun 2023 sebesar 18.55 persen. Sedangkan Tahun 2024 sebesar 16.68 persen.
Sementara angka SSGI (Survei Status Gizi Indonesia), Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2023 sebesar 31,3 persen, dan Tahun 2024 turun ke angka 25,7 persen, atau prevalensi stunting turun sebesar 5,6 persen.
"Komitmen percepatan penurunan stunting bukan untuk dicerita, tetapi komitmen kami untuk dilaksanakan. Alhamdulillah penurunan angka stunting di Kabupaten Kepulauan dari tahun ke tahun terlihat sangat signifikan," ucap Wabup Muhtar.
Kepada tim penilai, Wabup memaparkan tren penurunan stunting selama tiga tahun terakhir. Disebutkan, pada tahun 2022, stunting berada angka 21,05 pada Tahun 2023 pada angka 18,55 dan Tahun 2024 turun lagi ke angka 16,68.
Ia juga menyampaikan bahwa delapan aksi konvergensi telah diimplementasikan secara konsisten, mulai dari analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, pembinaan kader, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi data, hingga evaluasi kinerja tahunan.
“Kami menyadari bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, hingga akses terhadap pelayanan dasar. Oleh karena itu, pendekatan konvergensi menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ini,” ujar H. Muhtar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr. Husaini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Andi Massile, bersama tim lainnya yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kepulauan Selayar. (Humas IKP/Im).










.jpeg)