Breaking News
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Wabup Kepulauan Selayar, Hadiri Rakor Penanggulangan Bencana dengan BNPB RI

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Bapak Dr. H. Zainuddin, S. H., M. H., didampingi Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, Bapak Drs. H. Odding Karim, M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana dengan (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) BNPB RI.
Rakor dipimpin Oleh Wakil Gubernur Provinsi Sul-Sel, Bapak Andi Sudirman Sulaiman, S.T., bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur prov. Sulawesi Selatan, Jumat 01/02/2019.
Kepala BPBD kepulauan Selayar Drs. Odding Karim dalam keterangan tertulisnya usai mengikuti rakor menyampaikan Wagub dalam sambutannya mengatakan perlunya segera mengatasi bencana banjir dengan melakukan penghijaun di Hulu sungai Jene'berang serta pengelolaan ekosistem Sungai secara terencana termasuk masalah sampah harus menjadi perhatian utama masyarakat Sulsel.
Sementara Kepala BNPB Republik Indonesia, Letjen Doni Modarno pada kesempatannya mengatakan, bencana banjir dan longsor di Sulsel akibat alih fungsi lahan dan kegiatan tambang.
Menurutnya sebagai langkah antisipasi, perlunya dilakukan penataan dan pengelolaan serta mengembalikan fungsi Gunung Bawakaraeng dan Gunung Lompo Battang.
Selain itu penataan dan perbaikan ekosistem diwilayah daerah aliran sungai Jenneberang, penghijauan, menghentikan kegiatan perladangan yang berbepindah-pindah, langkah-langkah konservasi untuk mencegah terjadinya bencana susulan.
Rakor dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel, Bupati, para Pelaksana BPBD, Kadis Sosial & Kadis LHK se Sulsel.
(Humas/Ichal)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)