Breaking News
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
- CSP XIX Berakhir, Cerita Indah Selayar Terus Melaju Bersama Para Scooterist
- Ke CSP XIX Selayar Naik Vespa Tua Bersama Nabil, Alpi Pulang bawa Vespa Baru Hadiah Gubernur Sulsel
- Wabup Selayar Serahkan Bantuan BAZNAS dan BPBD kepada Korban Kebakaran di Desa Kaburu
- Kajati Sulsel Kunjungi Selayar, Bupati Natsir Ali Harapkan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
- Bupati Natsir Ali Bangga, 5.000 Scooteris Berkumpul di Selayar
- Warga Balang Sembo Aktifkan Kerja Bakti Minggu Pagi, Perkuat Kebersamaan dan Antisipasi Banjir
- Pesan Persaudaraan Bupati Natsir Ali Menggema di Celebes Scooter Party XIX Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Perhatian Gubernur, Jalan Santai Anti Mager Kembali Hadir di Selayar
- Gubernur Andi Sudirman Resmikan CSP XIX di Selayar, Bupati Natsir Ali: Satu Vespa Sejuta Saudara
Wabup Kep. Selayar Buka FGD Bertemakan Perikanan Terpadu dan Destruktif Fishing

kepulauanselayarkab.go.id - Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H., membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD), Rabu (31/5/2017). Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bagian Humas dan Protokol, mengangkat tema Perikanan Terpadu dan Pemberantasan Destruktif Fishing.
Selain Wakil Bupati, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., para Asisten, Kapolres, para Kepala OPD, para Camat, Komunitas Pemerhati Lingkungan, LSM dan Ormas serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar mengatakan FGD yang temanya fokus pada sektor kelautan dan perikanan ada kolerasi dengan visi Kabupaten Kepulauan Selayar. Dikatakan berbicara masalah perikanan ada beberapa komponen yang harus kita ketahui. Komponen dimaksud adalah luas wilayah laut dan potensi yang dimiliki, jumlah penduduk yang berprofesi sebagai nelayan termasuk instrumen penangkapan ikan yang digunakan. Komponen lainnya kata Wakil Bupati adalah industri perikanan yang ada, berapa produksi perikanan, pemasaran dan tata kelola pemasaran yang tujuan akhirnya adalah masyarakat sejahtera.
Usai FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si.
Sejumlah saran dan masukan muncul dari sejumlah perwakilan dari segenap peserta FGD yang hadir. Meski demikian yang paling mencuat adalah masalah destruktif fishing dan penggunaan kompresor bagi nelayan. Seperti dikemukakan oleh Baim salah seorang pemerhati lingkungan, menyarankan untuk menekan terjadinya destruktif fishing, maka sebaiknya pelarangan penggunaan kompresor bagi nelayan. Menurutnya kompressor adalah jantung bagi pelaku ilegal fisihing.
Diskusi sempat berjalan alot, sehingga FGD akan berlanjut pada kesempatan berikutnya, khusus membahas kompresor tersebut. (IM/KT2)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)