Breaking News
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Wabup Kep. Selayar Buka FGD Bertemakan Perikanan Terpadu dan Destruktif Fishing

kepulauanselayarkab.go.id - Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H., membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD), Rabu (31/5/2017). Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bagian Humas dan Protokol, mengangkat tema Perikanan Terpadu dan Pemberantasan Destruktif Fishing.
Selain Wakil Bupati, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., para Asisten, Kapolres, para Kepala OPD, para Camat, Komunitas Pemerhati Lingkungan, LSM dan Ormas serta undangan lainnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar mengatakan FGD yang temanya fokus pada sektor kelautan dan perikanan ada kolerasi dengan visi Kabupaten Kepulauan Selayar. Dikatakan berbicara masalah perikanan ada beberapa komponen yang harus kita ketahui. Komponen dimaksud adalah luas wilayah laut dan potensi yang dimiliki, jumlah penduduk yang berprofesi sebagai nelayan termasuk instrumen penangkapan ikan yang digunakan. Komponen lainnya kata Wakil Bupati adalah industri perikanan yang ada, berapa produksi perikanan, pemasaran dan tata kelola pemasaran yang tujuan akhirnya adalah masyarakat sejahtera.
Usai FGD dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M. Si.
Sejumlah saran dan masukan muncul dari sejumlah perwakilan dari segenap peserta FGD yang hadir. Meski demikian yang paling mencuat adalah masalah destruktif fishing dan penggunaan kompresor bagi nelayan. Seperti dikemukakan oleh Baim salah seorang pemerhati lingkungan, menyarankan untuk menekan terjadinya destruktif fishing, maka sebaiknya pelarangan penggunaan kompresor bagi nelayan. Menurutnya kompressor adalah jantung bagi pelaku ilegal fisihing.
Diskusi sempat berjalan alot, sehingga FGD akan berlanjut pada kesempatan berikutnya, khusus membahas kompresor tersebut. (IM/KT2)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)