- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
TP. PKK Selayar Pokja III Sosialisasi Diversifikasi Pangan Lokal sebagai Upaya Cegah Stunting

KEPULAUAN SELAYAR - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Pokja III melakukan sosialisasi diversifikasi pangan lokal dalam upaya mencegah stunting, berlangsung di Sekretariat PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (21/7/2022).
Dalam sosialisasi tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Ketahanan Keluarga TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Andi Tuang Dahlul mewakili Ketua TP PKK.
Sedangkan narasumber yang dihadirkan adalah Kepala Dinas Kesehatan dr. Husaini, M. Kes., serta dari unsur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan peserta sebanyak 30 orang utusan dari sekolah-sekolah SLTA dalam wilayah Kota Benteng Selayar.
Baca Lainnya :
- Dukung Gebrak Masker, TP PKK Selayar Bersama IKAPTK Bagikan 2.800 Masker0
- Ketua TP PKK Selayar Sampaikan Ucapan Selamat Atas Pelantikan Ketua TP PKK Sulsel Masa Bakti 2022-20230
- Andi Dwiyanti Musrifah Basli : Tahun 2020, TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Harus Lebih Baik dan Lebih Maju. 0
- Pjs. Ketua TP. PKK Selayar Tinjau KWT Desa Patilereng0
- Musrifah Basli Paparkan Capaian Kegiatan TP.PKK Kabupaten Kepulauan Selayar0
Stunting kata Andi Tuang Dahlul masih merupakan permasalahan dari berbagai daerah termasuk di Kabupaten Kepulauan Selayar. Dikatakan permasalahan stunting disebabkan karena kurangnya akses dan makanan bergizi yang didasari kurangnya pengetahuan para ibu mengenai jenis sumber pangan lokal yang terjangkau, mudah didapat dan memiliki gizi tinggi.
"Banyak potensi sumber pangan lokal yang perlu dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Pemanfaatan pangan lokal harus dilakukan secara utuh karena bisa berkontribusi positif dalam tersedianya pangan sebagai sumber gizi masyarakat untuk menangani stunting," kata Andi Tuang Dahlul.
Menurutnya, masalah stunting bukan saja menjadi tanggung jawab para orang tua atau pasangan yang sudah menikah saja, namun anak-anak remajapun memiliki peran yang cukup penting dalam upaya pencegahan stunting.
"Kalianlah yang nantinya mempunyai peran besar dalam menjadikan generasi-generasi berkualitas dimasa yang akan datang," ucapnya.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Ketahanan Keluarga TP PKK juga mengemukakan keterbatasan pengetahuan dalam diri setiap remaja perlu mendapatkan perhatian untuk memberikan pendidikan dan pemahaman kesehatan serta pentingnya penerapan makan dengan pola gizi seimbang. Ia berharap peserta sesialisai dapat menyimak dengan baik ilmu yang disampaikan oleh pemateri sebagai modal saat menjadi orang tua kelak.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Samsia Basok Lewat dalam laporannya mengatakan, selain untuk merealisasikan program kerja Pokja III TP PKK, tujuan sosialisasi tersebut juga diharapkan untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan peran remaja dalam mencegah stunting. (Diskominfo SP/tim)











.jpeg)