- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
Tak Rela Warga Kepulauan Terus Berisiko, Bupati Natsir Ali Temui Menteri Kesehatan RI

JAKARTA — Demi keselamatan warga di pulau-pulau terluar, Bupati Kepulauan Selayar, Muhammad Natsir Ali didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kh. Khayyung Dr. Hazairin Nur, melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, pada Kamis (18/12).
Pertemuan ini dimaksudkan untuk memperjuangkan pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan agar pasien rujukan dari kepulauan dapat langsung ditangani di Selayar tanpa harus kembali ke Makassar.
Bupati Natsir Ali menekankan urgensi pemenuhan sapras dan alkes di RSUD KH. Hayyung Selayar, Rumah Sakit Pratama Jampea, Rumah Sakit Pasimarannu, serta Puskesmas dan Pustu guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya warga di pulau-pulau terluar.
Baca Lainnya :
- Asisten Pemerintahan Launching Sistem Informasi Sidemporang, Web Resmi Dispora Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar meminta Mengusut Tuntas Tragedi KM. Lestari Maju0
- Wabup Buka Pelatihan Penguatan Kapasitas TPK Desa se Kecamatan Bontomatene0
- Bupati Perintahkan Bappelitbangda Anggarkan 5 M untuk Peningkatan Jalan di Kecamatan Takabonerate0
- Sekda Selayar Lantik Pengurus Karang Taruna Masa Bakti 2019-20240
Ia memaparkan tantangan geografis ekstrem yang dihadapi masyarakat Selayar. Jarak tempuh rujukan medis dari Pulau Pasilambena sekitar 21 jam perjalanan laut, dari Pasi’Marannu 16 jam, dari Jampea 8 jam, dan dari Takabonerate 6 jam. Jika pasien masih harus dirujuk kembali ke Makassar, dibutuhkan tambahan waktu 8–10 jam, kondisi yang sangat berisiko bagi keselamatan pasien.
“Kasihan masyarakat kita yang sudah menempuh perjalanan jauh dengan harapan bisa ditangani di Selayar, namun karena keterbatasan sapras dan alkes harus kembali dirujuk. Orang sehat saja bisa jatuh sakit karena perjalanan laut, apalagi pasien kritis, terlebih di tengah cuaca ekstrem,” ujar Bupati.
Bupati menekankan bahwa keterbatasan layanan kesehatan ini tidak hanya berdampak pada fisik pasien, tetapi juga pada mental dan psikologis keluarga, bahkan berpotensi menyebabkan kematian yang seharusnya bisa dicegah.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan komitmennya menjadikan Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah prioritas penguatan layanan kesehatan. Menkes juga berjanji mendorong pemenuhan alat kesehatan agar pasien dari pulau-pulau dapat tertangani langsung di Selayar.
Selain itu, Kata Bupati, Menkes RI berencana berkunjung langsung ke Selayar untuk meninjau kondisi lapangan.
Di akhir pertemuan, Bupati Natsir Ali memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Selayar agar perjuangan peningkatan layanan kesehatan ini berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi warga kepulauan.
“Mohon doa seluruh masyarakat Selayar, Insya Allah, semoga ikhtiar ini berhasil demi keselamatan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi warga kita,” tutup Bupati Natsir Ali.
Selain Direktur RSUD KH Khayyung, dalam kesempatan itu, Bupati juga turut didampingi Kabid Sumber Daya Kesehatan Ashaf Taufiq, SKM., M.M., dan Muhammad Jafar, SKM Kabid Pelayanan Penunjang RS. Kh. Hayyung (HUMAS-IC)











.jpeg)