- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
Silaturrahim, Raja Gowa XXXVIII Disambut oleh Ketua Lembaga Adat Ammaguru Kaopuan Buki

BUKI, KEPULAUAN SELAYAR - Hari kedua kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Raja Gowa XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III dan Permaisuri Andi Hikmawati Petta Omba, melakukan silaturahim ke Buki Desa Buki Kecamatan Buki, Sabtu (13/11/2021) sore.
Selama kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Raja Gowa bersama rombongan terus didampingi oleh Kadis Pariwisata Andi Abdurrahman, S.E., M.M.
Tiba sekitar pukul 16.30 Wita, Raja Gowa XXXVIII dan permaisuri disambut oleh Ketua Lembaga Adat Ammaguru Kaopuan Buki Andi Mappasessu bersama pemerintah Kecamatan BUKI dan jajarannya.
Baca Lainnya :
- Sekda Kepulauan Selayar Sambut Resmi Kunjungan Raja Gowa XXXVIII0
- Raja Gowa XXXVIII Bersama Permaisuri Saksikan Pesta Rakyat Anjala Ombong di Pantai Sangkulu-Kulu0
Prosesi penjemputan dilakukan dengan tradisi Angngaru, yang merupakan tradisi yang sudah turun temurun pada penjemputan seorang raja pada eranya.
Raja Gowa XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III yang berkenang menyampaikan sambutan, menuturkan bahwa ia baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Selayar. Padahal hubungan Gowa dengan Selayar dikenal sangat kental sejak zaman dahulu kala.
"Luar biasa dan terima kasih atas penyambutannya, momen ini tidak akan pernah saya lupakan," ucap yang mulia Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III.
"Hari ini kita menyaksikan silaturrahim yang dibungkus dengan budaya. Budaya ini harus dijaga karena merupakan warisan dari nenek moyang kita," lanjutnya.
Sekadar diwartakan, Raja Gowa XXXVIII bersama permaisuri dan rombongan lainnya turut menyaksikan pagelaran seni budaya Attojeng yang dipersembahkan oleh masyarakat Desa Bontolempangan Kecamatan Buki.
Sedangkan Attojeng itu sendiri merupakan salah satu permainan tradisional masyarakat yang sampai saat ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Bontolempangan. Dulunya atraksi budaya ini menyiratkan nilai suka cita menyambut raja dan para pasukannya yang pulang dari medan perang. Sampai saat ini nilai suka cita tersebut tetap terjaga dalam tradisi masyarakat Desa Bontolempangan. (Diskominfo-SP/Im)











.jpeg)