- Dari Rakornas Bogor, Bupati dan Forkopimda Selayar Perkuat Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden
- PMI Kepulauan Selayar Latih Fasilitator PMR Hadapi Era Digital
- Camat Pasilambena Dorong Wilayahnya Jadi Gerbang Terdepan Sulsel
- IPIM Kepulauan Selayar Gelar Konsolidasi dan Bimbingan Tahsin Imam Masjid Sambut Ramadan 1447 H
- Sekda Selayar Pimpin Rapat Penyusunan Jadwal Safari Ramadan 1447 H
- Sentuhan Kepedulian Yanti Rahmawati, Ketua TP PKK Selayar Pantau Rehab Rumah Layak Huni di Benteng
- Pj Sekda Selayar Dampingi Aroeppala PSSK Selayar FC di Liga 4 Sulsel
- Ke Kominfo RI, Usai dari PU Bupati Natsir Ali Perjuangkan Akses Internet Bagi Warganya
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Terima Penghargaan UHC Award 2026 di Jakarta
- Bupati Selayar Natsir Ali Temui Menteri PU, Perjuangkan Jalan, Irigasi, hingga Pengamanan Pantai
Silaturrahim, Raja Gowa XXXVIII Disambut oleh Ketua Lembaga Adat Ammaguru Kaopuan Buki

BUKI, KEPULAUAN SELAYAR - Hari kedua kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Raja Gowa XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III dan Permaisuri Andi Hikmawati Petta Omba, melakukan silaturahim ke Buki Desa Buki Kecamatan Buki, Sabtu (13/11/2021) sore.
Selama kunjungannya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Raja Gowa bersama rombongan terus didampingi oleh Kadis Pariwisata Andi Abdurrahman, S.E., M.M.
Tiba sekitar pukul 16.30 Wita, Raja Gowa XXXVIII dan permaisuri disambut oleh Ketua Lembaga Adat Ammaguru Kaopuan Buki Andi Mappasessu bersama pemerintah Kecamatan BUKI dan jajarannya.
Baca Lainnya :
- Sekda Kepulauan Selayar Sambut Resmi Kunjungan Raja Gowa XXXVIII0
- Raja Gowa XXXVIII Bersama Permaisuri Saksikan Pesta Rakyat Anjala Ombong di Pantai Sangkulu-Kulu0
Prosesi penjemputan dilakukan dengan tradisi Angngaru, yang merupakan tradisi yang sudah turun temurun pada penjemputan seorang raja pada eranya.
Raja Gowa XXXVIII Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III yang berkenang menyampaikan sambutan, menuturkan bahwa ia baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Selayar. Padahal hubungan Gowa dengan Selayar dikenal sangat kental sejak zaman dahulu kala.
"Luar biasa dan terima kasih atas penyambutannya, momen ini tidak akan pernah saya lupakan," ucap yang mulia Andi Kumala Idjo Daeng Sila Krg. Lembang Parang Batara Gowa III.
"Hari ini kita menyaksikan silaturrahim yang dibungkus dengan budaya. Budaya ini harus dijaga karena merupakan warisan dari nenek moyang kita," lanjutnya.
Sekadar diwartakan, Raja Gowa XXXVIII bersama permaisuri dan rombongan lainnya turut menyaksikan pagelaran seni budaya Attojeng yang dipersembahkan oleh masyarakat Desa Bontolempangan Kecamatan Buki.
Sedangkan Attojeng itu sendiri merupakan salah satu permainan tradisional masyarakat yang sampai saat ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Bontolempangan. Dulunya atraksi budaya ini menyiratkan nilai suka cita menyambut raja dan para pasukannya yang pulang dari medan perang. Sampai saat ini nilai suka cita tersebut tetap terjaga dalam tradisi masyarakat Desa Bontolempangan. (Diskominfo-SP/Im)










.jpeg)