Breaking News
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Sandera Abu Sayyaf Asal Selayar Resmi Diserahkan Kepada Keluarga, Ini Komentar Bupati Kepulauan Sela

kepulauanselayarkab.go.id - Setelah sempat diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filifina pada bulan Januari 2017 yang lalu, 3 orang sandera hari ini telah resmi di serahkan ke keluarga. (19/09/2018).
Penyerahan dilakukan di Kantor Kementerian Luar Negeri oleh Wakil Menteri Luar Negeri dan Duta Besar Manila kepada keluarga korban disaksikan oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali.
Tiga Warga Negara Indonesia yang diculik Kelompok Abu Sayyaf merupakan warga Sulawesi Selatan dan dua diantaranya warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan Satu orang warga Kabupaten Bulukumba.
Mereka dibawa oleh penyandera ke tempat persembunyian di sebuah hutan di Filipina Selatan.
“WNI yang disandera pada Januari tahun lalu di perairan Sabah dibebaskan Jumat (14/9) lalu dengan bantuan kelompok Front Pembebasan Nasional Moro (MILF),” kata pejabat keamanan setempat, dikutip dari laman Washington Post, Minggu (16/9).
Front Pembebasan Nasional Moro sendiri merupakan kelompok pemberontak yang telah menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Filipina, di kota Indanan di Provinsi Sulu.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali yang menyaksikan langsung penyerahan korban kepada keluarganya mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga para sandera Abu Sayyaf bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
“Syukur alhamdulillah hari ini ketiga korban sudah diserahkan secara resmi ke keluarganya disaksikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Terima kasih atas kerjasama dan upaya maksimal dari semua pihak sehingga mereka bisa kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat” ujar Basli Ali.
Ketiga sandera yang telah diserahkan ke Keluarga hari ini antara lain :
- Hamdan Tahun Alamat Pulau Bembe Desa Tanamalala Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar
- Sudarling Alamat One Malangka Desa Bonea Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan selayar
- Subandi Alamat Bontoharu Kabupaten Bulukumba. (MAN/DA)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)