Breaking News
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
- Hadiri Diseminasi Kemenkeu, Bupati Natsir Ali Dalami Skema KPBU Guna Percepat Pembangunan Daerah
- Pembukaan Kapolres Cup II 2026, Sekda Sampaikan Komitmen Bupati Majukan Sepak Bola Selayar
- Selayar Tumbuh 9,83 Persen, Natsir Ali–Muhtar Antar Ekonomi Daerah ke Peringkat Dua Sulsel
- Wabup Muhtar Hadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Sulsel, Tegaskan Dukungan Pemda Selayar
Sandera Abu Sayyaf Asal Selayar Resmi Diserahkan Kepada Keluarga, Ini Komentar Bupati Kepulauan Sela

kepulauanselayarkab.go.id - Setelah sempat diculik dan disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filifina pada bulan Januari 2017 yang lalu, 3 orang sandera hari ini telah resmi di serahkan ke keluarga. (19/09/2018).
Penyerahan dilakukan di Kantor Kementerian Luar Negeri oleh Wakil Menteri Luar Negeri dan Duta Besar Manila kepada keluarga korban disaksikan oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali.
Tiga Warga Negara Indonesia yang diculik Kelompok Abu Sayyaf merupakan warga Sulawesi Selatan dan dua diantaranya warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan Satu orang warga Kabupaten Bulukumba.
Mereka dibawa oleh penyandera ke tempat persembunyian di sebuah hutan di Filipina Selatan.
“WNI yang disandera pada Januari tahun lalu di perairan Sabah dibebaskan Jumat (14/9) lalu dengan bantuan kelompok Front Pembebasan Nasional Moro (MILF),” kata pejabat keamanan setempat, dikutip dari laman Washington Post, Minggu (16/9).
Front Pembebasan Nasional Moro sendiri merupakan kelompok pemberontak yang telah menandatangani perjanjian damai dengan pemerintah Filipina, di kota Indanan di Provinsi Sulu.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali yang menyaksikan langsung penyerahan korban kepada keluarganya mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga para sandera Abu Sayyaf bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
“Syukur alhamdulillah hari ini ketiga korban sudah diserahkan secara resmi ke keluarganya disaksikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Terima kasih atas kerjasama dan upaya maksimal dari semua pihak sehingga mereka bisa kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat” ujar Basli Ali.
Ketiga sandera yang telah diserahkan ke Keluarga hari ini antara lain :
- Hamdan Tahun Alamat Pulau Bembe Desa Tanamalala Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar
- Sudarling Alamat One Malangka Desa Bonea Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan selayar
- Subandi Alamat Bontoharu Kabupaten Bulukumba. (MAN/DA)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)