Breaking News
- TP PKK dan Disdukcapil Selayar Sosialisasikan KISAK 2026, Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan
- Ketua TP PKK Selayar Kukuhkan 11 Duta KISAK, Perkuat Edukasi Administrasi Kependudukan
- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman
- BPS dan Bupati Selayar Perkuat Data untuk Pembangunan Lewat Kelurahan CANTIK 2026
- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
Pengelolaan Sampah Dinilai Lamban, Bupati Minta Kades Bina Bumdes

SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyoroti masalah sampah, terutama sampah plastik yang dinilai sudah sangat mengkhawatirkan. Bupati mengimbau kepada jajaran pemerintah dan masyarakat agar memperhatikan kebersihan dan pengelolaan sampah, yang menurutnya kepedulian itu semakin berkurang.
"Pada setiap kesempatan saya selalu menyampaikan bahwa sebaiknya sampah-sampah itu dipisah, mana yang bisa dijadikan rupiah dan sampah mana yang memang seharusnya dibuang," jelas Basli Ali.
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Selayar usai memberikan sambutan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 Tahun 2018 di Lapangan Tenis Rujab Bupati, Sabtu (8/12/2018).
"Banyak ikan yang ketika dibelah perutnya terdapat sampah plastik utamanya ikan-ikan di daerah pesisir," kata Basli Ali.
Basli meminta kepada Dinas terkait agar memberikan informasi yang jelas terkait pengelolaan sampah. Bahkan Bupati menyarankan ada yang membeli sampah disetiap desa, sehingga bumdes bisa menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
"Bisa kita pikirkan bagaimana memotivasi anak-anak kita untuk mampu mengelola sampah. Saya minta para Kepala Desa untuk membina bumdes," pungkasnya.
Terkait dengan hal tersebut, Basli akan memprogramkan kegiatan lomba desa, dengan kriteria desa inovatif, desa dengan pelayanan terbaik, desa yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakatnya, dan desa dengan pengelolaan APBD Desanya terbaik. Akumulasi dari program tersebut, Bupati janjikan doorprize, khusus untuk para pemenang.
"Saya pikir ada apresiasi dan penyemangat bagi para kepala desa. Olehnya itu saya minta kepada Asisten Pemerintahan untuk segera bentuk kepanitiaan lomba desa ini, pintah Bupati.
Bupati ingin agar pimpinan OPD terkait tidak hanya mengerjakan tugas-tugas rutin saja, tapi harus ada inovasi sehingga program-program pembangunan khususnya penanganan sampah tidak berjalan lamban. (IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)