Breaking News
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Pengelolaan Sampah Dinilai Lamban, Bupati Minta Kades Bina Bumdes

SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyoroti masalah sampah, terutama sampah plastik yang dinilai sudah sangat mengkhawatirkan. Bupati mengimbau kepada jajaran pemerintah dan masyarakat agar memperhatikan kebersihan dan pengelolaan sampah, yang menurutnya kepedulian itu semakin berkurang.
"Pada setiap kesempatan saya selalu menyampaikan bahwa sebaiknya sampah-sampah itu dipisah, mana yang bisa dijadikan rupiah dan sampah mana yang memang seharusnya dibuang," jelas Basli Ali.
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Selayar usai memberikan sambutan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-46 Tahun 2018 di Lapangan Tenis Rujab Bupati, Sabtu (8/12/2018).
"Banyak ikan yang ketika dibelah perutnya terdapat sampah plastik utamanya ikan-ikan di daerah pesisir," kata Basli Ali.
Basli meminta kepada Dinas terkait agar memberikan informasi yang jelas terkait pengelolaan sampah. Bahkan Bupati menyarankan ada yang membeli sampah disetiap desa, sehingga bumdes bisa menjadi tumpuan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
"Bisa kita pikirkan bagaimana memotivasi anak-anak kita untuk mampu mengelola sampah. Saya minta para Kepala Desa untuk membina bumdes," pungkasnya.
Terkait dengan hal tersebut, Basli akan memprogramkan kegiatan lomba desa, dengan kriteria desa inovatif, desa dengan pelayanan terbaik, desa yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakatnya, dan desa dengan pengelolaan APBD Desanya terbaik. Akumulasi dari program tersebut, Bupati janjikan doorprize, khusus untuk para pemenang.
"Saya pikir ada apresiasi dan penyemangat bagi para kepala desa. Olehnya itu saya minta kepada Asisten Pemerintahan untuk segera bentuk kepanitiaan lomba desa ini, pintah Bupati.
Bupati ingin agar pimpinan OPD terkait tidak hanya mengerjakan tugas-tugas rutin saja, tapi harus ada inovasi sehingga program-program pembangunan khususnya penanganan sampah tidak berjalan lamban. (IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)