- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Pastikan Kasus KM Lestari Maju Tidak Terulang, KNKT Monitoring Angkutan Lebaran 2019 di Kepulauan Selayar

SELAYAR - Dalam rangka persiapan angkutan lebaran Tahun 2019, Tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan peninjauan dan monitoring ke Pelabuhan Pamatata dan Pelabuhan Pattumbukan Selayar, Kamis 9 Mei 2019 kemarin. Tim ini dipimpin langsung oleh Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.
Dalam monitoring tersebut, tim KNKT sekaligus memastikan bahwa apa yang terjadi pada kasus karamnya KM Lestari Maju beberapa waktu lalu tidak terulang pada 4 armada penyeberangan ASDP, yaitu KMP Bontoharu, Kormomolin, Balibo, dan Sangke Palangga. Diketahui 4 armada ASDP tersebut akan melayani angkutan lebaran/mudik lintas Bira-Pamatata dan Kepulauan.
Demikian keterangan Kadis Perhubungan Kepulauan Selayar Andi Baso, S.H., M.H., melalui sambungan selular, Jumat (10/5/2019) malam.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar mengapresiasi Kadis Perhubungan Selayar0
- Andi Caco Amras Tutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat T.A. 20190
Kadishub mengatakan hasil monitoring secara umum tidak ada masalah, baik di kapal maupun di pelabuhan telah banyak mengakomodasi rekomendasi dari KNKT.
“Hasil monitoring KNKT, pada prinsipnya 4 armada kapal penyeberangan ini semuanya laik pakai,” jelas Kadishub.
Baca juga : Tim Safari Ramadhan Pemkab Selayar Akan Mengunjungi 60 Mesjid Pada 5 Kecamatan
Dikutip dari laporan tim KNKT kepada Dirjen Perhubungan bahwa pencatatan manifest oleh ASDP dan petugas UPTD dinyatakan sudah oke, termasuk nahkoda sudah menyertakan copy berita cuaca yang ditandatangani capten sebagai persyaratan SPB.
Meski demikian sejumlah rekomendasi dari Kadis Perhubungan Kepulauan Selayar, khususnya untuk di Pelabuhan Bira yaitu sebelum masuk arus mudik lebaran segera dilakukan pelebaran alur masuk kolam sesuai lebar dan letak bui merah, termasuk perbaikan hydraulics bocor pada Pelabuhan Bira. (HUMAS / IM)










.jpeg)