- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
Pantau Seleksi CPND, Sekda Mesdiyono Minta Jangan Percaya Oknum, Percaya Diri Sendiri

KEPULAUAN SELAYAR - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Drs. Mesdiyono, M., E.c., Dev., membuka secara resmi dan melakukan pemantauan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati,Senin (27/9/2021)
Sekda Mesdiyono diawal sambutan pembukaanya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para panitia selesksi CPNSD Regional IV Makassar dan segenap penyelenggara pada Badan Kepegawain Negara, KemenpanRB dan segenap pihak terkait, yang telah memberikan kepercayaan sehingga pelaksanaan SKD CPNS dapat dilaksanakan di Bumi Tanadoang Kepulauan Selayar.
Mewakili Bupati, Mesdiyono mengungkapkan, pengadaan CPND Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperoleh formasi sebanyak 91 Orang, namun ada 2 formasi yang tidak terisi karena tidak ada pendaftarnya, yakni Penata Anastesi 1 Orang dan Ahli Pertama Nutrisionis 3 Orang.
Selanjutnya Sekda Moesdiyono menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini mengacu pada seluruh mekanisme dan proses prosedur pelaksanaan berdasarkan ketentuan perundang-undangan dengan mengedepankan prinsip kompetetif, adil, obyektif, transparan dan tidak dipungut biaya.
"Dengan demikian tidak ada lagi oknum yang dapat mengatasnamakan pemerintah dengan berbagai janji" tegasnya
Karena itu Moesdiyono kemudian berharap para peserta seleksi percaya diri serta yakin saat mengisi jawaban soal ujian, dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya diiringi doa.
Tahapan pelaksanaan Seleksi SKD ini, mulai dari pengecekan, registrasi hingga memasuki ruang ujian dilalui dengan tertib dan sesuai protokol kesehatan penanggulangan Covid-19. (Kominfo-IC)











.jpeg)