- Tiba di Bone, Kontingen Selayar Disambut Hangat Pemkab dan KONI Bone
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
Musrenbangnas 2019, Jokowi Akan Hapus Lembaga yang Tidak Berkontribusi Ril Kepada Negara

Keterangan Gambar : Foto by Afrista
JAKARTA - Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019, Kamis hari ini (9/5/2019) di mulai. Presiden RI Joko Widodo hadir membuka acara tersebut di Shangri-La Hotel, Jakarta.
Pada Musrenbangnas 2019 ini, turut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, para Menteri Kabinet Kerja, dan Gubernur. Terpantau hadir pula Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali bersama para Bupati lainnya, dan wali kota dari seluruh Indonesia.
Bupati Kepulauan Selayar tampak didampingi oleh Kepala Bappelitbangda Selayar yang diwakili oleh Kabid. Perencanaan Makro Bappelitbangda Mahrizal, S.IP.
Baca Lainnya :
Musrenbangnas tersebut digelar untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020. Selain memberikan arahan dalam pembukaan Musrembangnas 2019, Presiden Joko Widodo juga meluncurkan visi 2045 menyambut 100 tahun Indonesia Merdeka. Di antaranya menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari 5 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia. Tahun 2045, Jokowi menyebut Indonesia akan menjadi negara dengan pendapatan besar yang maju.
Baca juga : KPPN Benteng dan Pemda Selayar Teken MOU Tentang Pemanfaatn Data dan Informasi
Dalam pidatonya, presiden juga menyinggung soal reformasi birokrasi.
"Reformasi struktural, reformasi birokrasi harus betul-betul kita jalankan. Kelembagaan harus disederhanakan. Urusan-urusan perizinan dari pusat sampai ke daerah harus berani kita potong. Tanpa itu jangan bermimpi menjadi 5 besar ekonomi terkuat dunia, dan ini segera kita mulai," kata Joko Widodo.
Jokowi sebut, lembaga-lembaga yang tidak efisien dan tidak memberikan kontribusi ril terhadap negara akan dihapus. Menurutnya semakin sederhana organisasi akan semakin fleksibel untuk memutuskan sebuah kebijakan.
Musrenbangnas tersebut kemudian ditutup oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dan besok akan dilanjutkan dengan desk Musrenbangnas yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Mei mendatang, dengan tema Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Pertumbuhan Berkualitas. (AFRISTA / Editor IM)











.jpeg)