- Bupati Natsir Ali Bawa Potensi Energi Selayar ke Kementerian ESDM, Targetkan Interkoneksi Listrik Sulawesi
- Bupati Natsir Ali Bawa Aspirasi Masyarakat Kepulauan ke Kementerian ESDM
- Pemkab Selayar dan Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR untuk Petani dan UMKM
- Wabup dan Kapolres Saksikan Bhayangkara FC Hentikan Langkah Juara Bertahan, Final Hadapi Gelora Utama FC
- Wakil Bupati dan Kapolres Pimpin Pelepasan Selayar Bike Presisi, 800 Peserta Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali Harapkan RUU Daerah Kepulauan Jadi Tonggak Keadilan Pembangunan Nasional
- Wakil Bupati dan Kapolres Selayar Saksikan Derby Semifinal Kapolres Cup II 2026, Gelora Utama FC Melaju ke Final dengan Kemenangan Telak
- Peduli Warga Tertimpa Musibah, Wabup Muhtar Antar Langsung Bantuan Baznas Selayar
- Mahasiswa KKN UGM Siap Mengabdi di Selayar, Syafina: Kami Datang Membawa Semangat Pengabdian
- 56 Mahasiswa KKN-PPM UGM Diterima Pemkab Selayar, Wabup Ajak Dukung Program Strategis Daerah
Launching Bengkel Santri, Bupati Dukung Kemandirian Pesantren Babussalam

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, mengungkapkan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberadaan dan perkembangan Pondok Pesantren Al-Qur’an Babussalam Al-Muchtariyah Cabang Selayar, dalam sambutannya saat meresmikan Bengkel Santri di Dusun Matalalang, Kecamatan Bontoharu.

Menurut Bupati, Pesantren Babussalam telah memainkan peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul secara spiritual dan intelektual di Kepulauan Selayar.
Baca Lainnya :
- Baksos Polres dan Bhayangkari Selayar, Bagikan Paket Sembako kepada Warga Kurang Mampu Terdampak Corona0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Rakor Terpadu Pemilu 20190
- Ketua TP PKK Kepulauan Selayar Buka Pelatihan Kader PKBN, dan PKDRT0
- DP3AP2KB Diseminasi Audit Stunting sebagai Upaya Penurunan Stunting0
- 11 Ketua TP PKK Kecamatan Dilantik, 3 Diantaranya Oppo'0
“Sepintar apapun seseorang, tanpa akhlak yang baik tidak akan berarti. Pesantren adalah modal dasar dalam membentuk karakter bangsa,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan lokasi pesantren tersebut, yang menurutnya memiliki nilai sejarah pribadi.
“Tempat ini punya sejarah bagi saya, karena tanahnya merupakan wakaf dari kakek saya, almarhum H. Muh. Ali. Maka menjadi tanggung jawab moral saya untuk terus mendukung pesantren ini,” ujarnya dengan nada haru.
Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung kebutuhan pesantren, termasuk terkait kekurangan tenaga pendidik dan sarana prasarana.
Terkait peluncuran Bengkel Santri, Bupati memuji inisiatif tersebut sebagai langkah nyata dalam pendidikan berbasis keterampilan dan kewirausahaan.
“Dengan keterampilan ini, saya berharap para santri kelak bisa menjadi pelopor dan inspirator pembangkit moral serta wirausahawan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Acara launching bengkel yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh tokoh agama, pengurus yayasan, para santri, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Pimpinan Pondok, Ir. H. Muhammad Haitani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan keluarga besar Pemda Selayar atas perhatian dan dukungan yang tak pernah surut.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan mental berusaha di kalangan santri sebagai bekal hidup di masa depan.
“Santri tidak hanya memperoleh pendidikan keagamaan dan formal, tetapi juga dibekali keterampilan kewirausahaan. Harapannya, usaha-usaha seperti peternakan kambing, depot air, perkebunan, gerobak bakso, hingga bengkel ini bisa membantu meringankan beban orang tua santri,” jelasnya.
Sementara, Ketua Yayasan Babussalam, H. Saiful Arif, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendirian Bengkel Santri adalah bagian dari visi untuk menciptakan santri yang mandiri dan produktif.
Ia juga menyampaikan harapan agar program “Santri Utusan Desa” dapat dicanangkan pemerintah daerah sebagai cara menghidupkan pesantren dan mencetak kader-kader keagamaan untuk desa-desa.
“Ini bukan hanya untuk menghidupkan pesantren, tetapi juga mempersiapkan kader yang akan menjadi penggerak moral di tengah masyarakat,” katanya. (HUMAS-IC)










.jpeg)