- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
- Wabup Muhtar : Pasokan BBM ke Selayar Segera Tiba, Pelayanan Dimaksimalkan
- PMI–Baznas Selayar Gelar Donor Darah Sukarela Jelang Ramadan 1447 H
- Bupati Selayar: Juara MTQ Jangan Berpuas Diri, Tantangan MTQ Sulsel Sudah Menanti
- Gerakan Indonesia ASRI Kodaeral VI Bersama Pemda dan Rakyat Bersihkan Pantai TPI Bonehalang Selayar
- Gerakan Indonesia Asri Hidup di Selayar: Jumat Pagi, Pantai Pasar Bonea Jadi Titik Aksi Diskominfo-SP
- Apel Pagi, H. Arfang Arief Ajak Pegawai Sambut Ramadan dengan Ibadah dan Kepedulian
- MTQ XXXIV 2026 Resmi dibuka, Diharapkan Jadi Panggung Syiar Al-Qur an dan Kearifan Lokal Selayar
- Bupati Natsir Ali Kejar Program Pusat, KKP Siap Jadikan Selayar Role Model Kampung Nelayan Merah Putih se Indonesia
Kunker ke Selayar, Kajati Sulsel : Kekompakan Forkopimda Modal Utama Menggerakkan Pembangunan

Keterangan Gambar : foto by Immank
SELAYAR - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan Tarmizi, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (30/4/2019).
Kunjungan kerja Kajati Sulsel merupakan rutinitas yang harus ia lakukan. Selain ingin mengetahui wilayah hukum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati juga ingin melihat sarana dan prasarana Kejaksaan Negeri, apakah sudah memadai atau belum, dalam rangka memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat, khususnya masyarakat pencari keadilan. Demikian dikemukakan Kajati Sulsel Tarmizi, S.H., M.H., saat melakukan ramah tamah dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar di Sunari Beach Baloiya, Selasa malam.
Dalam ramah tamah tersebut hadir Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., unsur Forkopimda, para Pimpinan OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMD, Camat, lurah dan kepala desa, para tokoh masyarakat, dan tokoh agama, serta undangan lainnya.
Baca Lainnya :
Dalam kunkernya Kajati melihat bahwa kekompakan Forkopimda adalah modal utama dalam menggerakkan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Kekompakan ini sangat penting, karena perannya berkontribusi untuk membantu Bupati dalam hal menggerakkan pembangunan di daerah. Ini adalah modal utama dalam membangun daerah ini lebih baik ke depan,” kata Tarmizi.
Terkait dengan pesta rakyat pemilu serentak 2019, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati memantau bahwa pemilu itu dapat berlangsung dengan baik. Ia menialai bahwa partisipasi pemilih sangat tinggi.
Sementara Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyampaikan potensi Kabupaten Kepulauan Kepulauan Selayar berdasarkan letak geografisnya. Ia mengatakan bahwa kondisi Kabupaten Kepulauan Selayar berbeda dengan kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan, yang seluruh wilayahnya terpisah dari daratan Pulau Sulawesi. Hal tersebut kata Basli adalah merupakan tantangan tersendiri dalam membangun Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dihadapan Kajati, Basli Ali juga menyampaikan keluhannya, terkait daya serap anggaran pemerintah pusat yang dinilai lamban, yang berakibat terganggunya pelayanan kepada masyarakat. Olehnya itu ia berharap para pimpinan OPD agar mampu berinovasi.
“Karena anggaran pusat juga terbatas, saya yakin daerah yang tidak mampu menyerap anggarannya akan ditarik oleh pemerintah pusat,” katanya.
Terkait dengan hal tersebut Basli berharap kehadiran Kajati Sulsel di Selayar dapat memberikan dorongan moral agar pemerintah dan masyarakat Selayar dapat bekerja dengan baik.
Menyikapi soal potensi Kabupaten Kepulauan Selayar, Kajati mengemukakan bahwa Bupati dan Wakil Bupati membutuhkan dukungan besar dari OPD dan seluruh elemen masyarakat untuk menggerakkan pembangunan di daerah ini.
“Pak Bupati dan Wakil Bupati tidak mungkin bekerja sendiri. Sekecil apapun kontribusi dari seluruh stakeholders, itu akan sangat bermakna,” jelas Kajati Sulsel.
Dikatakan salah satu yang paling utama dari semua OPD adalah bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Kalau memang bisa diselesaikan di desa, ya selesaikan di desa. Kalau bisa diselesaikan di kecamatan, tuntaskan di kecamatan. Batasan kewenangan yang diberikan kepada tiap OPD sudah jelas. Pelayananlah yang menjadi utama dalam memberikan kesejahteraan kepada masyarakat,” terangnya. (HUMAS / IM)
Baca juga : Wabup Kepulauan Selayar Buka Dialog Kebangsaan Pasca Pemilu 2019
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
Ada 1 Komentar untuk Berita Ini
-
Arsitek Indonesia 07 Mei 2019, 09:38:30 WIB
Alhamdulillah langkah selanjutnya bapak kajati bisa mengundang Arsitek dari Jakarta untuk mendesain sarana dan prasarana yang baik agar bisa melayani masyarakat dengan lebih baik lagi.










.jpeg)