Breaking News
- Guru Olahraga Asal Selayar Andi Azis Pimpin Tim Bridge Raih Medali Perak Porprov XVIII Sulsel 2026
- Tiba di Bone, Kontingen Selayar Disambut Hangat Pemkab dan KONI Bone
- Perjuangan Bumi Tanadoang Dimulai, 263 Kontingen Selayar Bertolak ke Porprov Sulsel
- Judo Kembali Sumbang Medali, Dandy Agus Kurniawan Antar Selayar Raih Perak Porprov 2026
- Pejudo Selayar Ryan Rizaldi Buka Keran Medali Porprov XVIII Sulsel 2026, Raih Perunggu di Kelas Junior -55 Kg
- Wabup Muhtar Tekankan Pelatihan Vokasi Tak Hanya Asah Keterampilan, tetapi Juga Bentuk Akhlak dan Keimanan
- Pemkab Selayar melalui Dinas PUTR Matangkan RDTR Benteng Jampea, Wabup Muhtar Buka Konsultasi Publik I
- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
Kunker Bupati Kepulauan Selayar, Awali Penyaluran Bansos Non Tunai PKH di Pasimasunggu

SELAYAR, PASIMASUNGGU - Mengawali kunjungan kerja (kunker) Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali dengan agenda penyaluran bansos non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) pada 5 kecamatan di kepulauan, Bupati dan rombongan sambangi Kecamatan Pasimasunggu, Jumat (15/2/2019).
Basli menyerahkan bansos non tunai PKH secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Aula Kantor Kecamatan Pasimasunggu.
Kadis Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar Drs. Musytari, M.M., Pub., saat dikonfirmasi mengatakan jumlah penerima bansos non tunai PKH untuk Kecamatan Pasimasunggu Tahap I Tahun 2019 mencapai 584 KPM. Jumlah tersebut kata Musytari turun 24 KPM, dari penerima bansos tahun sebelumnya yang mencapai 608 KPM.
"Total bansos non tunai Tahap I Tahun 2019 untuk Kecamatan Pasimasunggu sebanyak 784.375.000 Rupiah," kata Kadis Sosial.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali dalam sambutannya mengemukakan bahwa PKH merupakan program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sebagai salah satu upaya penanggulangan kemiskinan yang telah berjalan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.
Menurut Bupati bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) sudah terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menurunnya penerima manfaat pada Tahun 2019.
"Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) pada hakekatnya bertujuan untuk membangun sumber daya manusia yang kuat dan memutus mata rantai kemiskinan," ungkap Basli Ali.
Sebelum mengakhiri sambutannya H. Muh. Basli Ali berharap kepada Keluarga Penerima Manfaat Kecamatan Pasimasunggu agar dapat menggunakan bantuan ini sebagaimana mestinya meningkatkan kesejahteraan dan semangat kemandirian sehingga tidak menggantungkan diri pada pihak lain.
"Kunci keberhasilan dari setiap usaha adalah keinginan untuk maju, bantuan dari pihak lain adalah penopang dari usaha yang kita lakukan," terangnya.
Penyerahan bantuan sosial non tunai PKH ini, Selain Bupati dan Kadis Sosial, juga dihadiri oleh Camat Pasiamsunggu, para tokoh masyarakat dan Para Kepala Desa.
Sekadar informasi bahwa setelah penyerahan Bansos non tunai PKH di Pasumasunggu akan dilanjutkan di Kecamatan Pasimasungu Timur, Pasiamarannu, Pasilambena dan terakhir di Kecamatan Takabonerate. (YUSRI / IM)
Video Terkait:
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)