Breaking News
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Besuk Pasien Korban Pengoroyokan di RS Wahidin Makassar

MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli bersama pengurus PKK lainnya, Senin siang (11/2/2019) membesuk pasien Sukri yang sementara dirawat inap di RS Wahidin, Lontara 2 Kamar VIIB, Kelas 3, Makassar Sulawesi Selatan.
Sukri adalah seorang warga Kabupaten Kepulauan Selayar yang masih duduk di bangku kelas 3 SMPN 3 yang terpaksa dirujuk ke RS Wahidin Makassar karena mengalami patah rahang yang menjadi korban pengoroyokan yang diduga salah sasaran beberapa waktu lalu.
Disela-sela kunjungannya Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar terlihat turut prihatin atas peristiwa yang menimpa Sukri sembari memberikan motivasi kepada pasien serta keluarga yang ditemui di RS Wahidin.
Sementara Dg. Sano kakak kandung korban yang dimintai keterangannya bahwa saat ini kondisi Sukri belum banyak menunjukkan perubahan yang signifikan. Sejauh ini Sukri hanya mampu mengkonsumsi bubur sari dan susu.
Menurut Dg. Sano yang mendampingi korban di RS Wahidin, Sukri akan menjalani operasi dijadwalkan Rabu 13 Februari 2019.
Masih keterangan dari Dg. Sano, bahwa Sukri tinggal bersamanya di Pa'batuang Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Sukri sudah yatim piatu. Sepulang dari sekolah Sukri menjadi kondektur mobil pengangkut batu merah.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui motif dari pengoroyokan tersebut, karena belum ada konfirmasi resmi ke Polres Kepulauan Selayar.
Sejauh ini bantuan terus mengalir melalui donasi untuk biaya pengobatan Sukri. Keluarga korban mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas bantuan dan perhatiannya terhadap Sukri. (IM)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments











.jpeg)