- Lewat BESTARI Saintek, Ketua TP PKK Selayar Perkuat Peran Perempuan dalam Hilirisasi Kelapa
- Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Ekonomi Kelapa, Wabup Dorong Inovasi Berkelanjutan
- Operasi SAR KLM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
- Tim DVI Kembali Ungkap Identitas Korban KLM Nurul Salsa, Total Tiga Jenazah Teridentifikasi
- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
- Selayar Lolos Tahap Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026, Wabup Paparkan Komitmen Perlindungan Pekerja
Kapal Rede Gandha Nusantara 15 Bantuan Kemenhub Akan Beroperasi di Selayar

Keterangan Gambar : Foto by Ichal
SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kembali mendapatkan bantuan Kapal Rede Gandha Nusantara 15 dari Kementerian Perhubungan RI. Kapal yang berkapasitas 92 Gross Tonnage (GT) ini telah sandar di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar, Minggu (27/10/2019).
Kapal Rede ini berjenis Landing Craft Tank (LCT) dengan ramp door di haluannya dapat sandar di kedalaman minimal 2 meter, memiliki 56 Shet dengan maksimal penumpang 86 orang yang dioperatori PT Pelayaran Indonesia (Pelni).
Kadishub Kepulauan Selayar Andi Baso, mengatakan kapal tersebut akan beroperasi di wilayah Selayar melayani penumpang untuk lima kecamatan kepulauan disela jadwal operasi Kapal Fery.
Baca Lainnya :
- Tutup Diklat Prajabatan golongan II, Ini Pesan Sekda Selayar 0
- Pemkab Kepulauan Selayar Peringati Malam Nuzulul Qur'an0
- Seperti Inilah Rencana Penyambutan Ketua DPR RI0
- Buka Praporda Sepak Bola, Asisten II Himbau Pemain Junjung Jiwa Sportivitas0
- Pemkab Selayar Raih WTP Beruntun di Era Pemerintahan BAZ0
Kendati demikian Andi Baso menjelaskan bahwa sesuai petunjuk dari Bupati Kepulauan Selayar, kapal tersebut juga akan dioperasikan di Kawasan Taman Nasional Takabonerate untuk mengangkut para wisatawan. Olehnya itu kata dia akan melibatkan para pemerhati pariwisata Selayar terkait dengan rute tersebut.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali berharap kehadiran Kapal Rede ini bisa maksimalkan konektifitas penghubung antar wilayah kecamatan kepulauan dan bisa membuka akses pariwisata Takabonerate.
”Apa yang saya lakukan adalah merupakan kewajibannya sebagai Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, jadi ini bukan wujud perhatian lebih, akan tetapi apa yang saya lakukan, adalah kewajiban saya sebagai Bupati Kepulauan Selayar," kata Basli
Kapal ini rencananya akan diuji coba pelayaran ke Kecamatan Pasimarannu pada hari rabu mendatang.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt Wisnu Handoko mengatakan, KM Gandha Nusantara 15 akan dioperasikan di perairan Selayar dengan rute yang akan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah.
“Dengan adanya penyelenggaraan kapal rede ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan angkutan laut penumpang, mendukung kegiatan pariwisata serta menjamin keselamatan bagi penumpang angkutan laut untuk menjangkau ke wilayah yang tidak dapat disinggahi kapal utama,” ujar Wisnu.
Ia juga berharap agar Pemda dapat memanfaatkan kapal rede ini secara optimal. Sebab, kapal rede ini berjenis Landing Craft Tank (LCT) dengan ramp door di haluannya sehingga dapat dimanfaatkan untuk banyak kegiatan.
“Tak hanya bisa dimanfaatkan untuk mengangkut penumpang, barang dan mobil, kapal rede ini bisa juga dimanfaatkan sebagai kapal pengangkut wisatawan yang akan menyelam (diving) dan melihat pemandangan laut. Bahkan bisa juga untuk klinik terapung yang memberikan layanan kesehatan di pulau terpencil,” jelasnya. (HUMAS/IM)










.jpeg)