- Sekolah Rakyat Selayar Ditarget Mulai 2027, Wabup Muhtar Dorong Percepatan Pematangan Lahan
- EKI OJK Sasar Patilereng, Sekda Selayar Dorong Ekonomi Produktif Warga
- PKK Selayar Perkuat Edukasi Pangan Sehat Lewat Lomba B2SA
- Rakor TPKAD, Bupati Natsir Ali Dorong Akses Keuangan hingga Pulau-Pulau Kecil
- Bukan Sekadar Antrean, Bupati Natsir Ali Dorong Solusi Energi Jangka Panjang
- Bupati Natsir Ali Panggil Agen LPG, Cari Akar Persoalan Penolakan Tabung Berkarat
- Bupati Natsir Ali Kawal Langsung Kedatangan Ribuan Tabung LPG, 600 Tabung Baru Disiapkan
- Ikhtiar Bupati Natsir Ali Hadirkan Listrik untuk Warga Direspons PLN, 8 Lokasi PLTS Disurvei untuk Pembangunan 2026
- 11 Ribu Tabung LPG Baru Disiapkan, Bupati Natsir Ali Tegas: Agen Tak Boleh Menolak, Pertamina Akan Sanksi
- Kementerian ATR/BPN Dukung Penyusunan RDTR Bontomatene, Wabup Selayar Buka FGD
Kadinsos Patta Amir, Pastikan Akan Beri Bantuan untuk Rumah Rusak dan Korban Luka dan Meninggal

KEPULAUAN SELAYAR - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar, Patta Amir, memastikan pemerintah melalui Kementerian Sosial RI akan memberikan bantuan dana stimulan sekitar 5 juta hingga 25 juta kepada masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat gempa.
Hal tersebut disampaikan Kadis Sosial dalan rapat evaluasi pelaksanaan tanggap darurat di Posko Satgas Pananganan Darurat Bencana Gempa 7.4 SR di Jalan Krg Bonto Benteng-Selayar, pada Kamis siang. 23/12/2021.
Selain itu, Kemensos juga akan memberikan bantuan uang tunai kepada warga korban gempa yang mengalami luka-luka maupun dana santunan ahli waris terhadap korban meninggal dunia akibat gempa.
"Kemensos akan membantu masyarakat yang tempat tinggalnya mengalami rusak berat sekitar 25 Juta, rusak sedang 15 Juta, sementara rusak ringan 5 Juta, namun jika ada bantuan serupa lainnya, dananya cancel, itu aturannya, untuk itu diperlukan kordinasi lebih lanjut" ujarnya.
Lanjut Patta Amir, Untuk mendapatkan bantuan tersebut membutuhkan proses verifikasi dan validasi data warga yang rumahnya rusak, luka-luka, maupun korban meninggal dari pihak terkait maupun dari pemerintah setempat.
"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial, terkait itu, sembari kami menyiapkan segala bentuk pensyaratan dan kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi" paparnya
Rapat evaluasi penanganan korban bencana gempa dipimpin oleh Dansatgas Letkol Kav. Adi Priatna yang juga merupakan Dandim 1415, dan dihadiri langsung oleh Pembina Satgas, Wabup Saiful Arif, Kapolres, Sekda selaku Wadansatgas, serta OPD terkait.
Selain evaluasi pelaksanaan tanggap darurat, Rapat tersebut juga membahas tujuh point penting, dan utama diantaranya ketersedian logistik, bantuan rumah rusak maupun bantuan untuk korban luka atau meninggal. (Kominfo-IC)











.jpeg)