- Bupati Ajak Masyarakat Mutasi Kendaraan ke Selayar, Potensi Rp20 Miliar Pendapatan Daerah Hilang Tiap Tahun
- Andi Muhammad Awaluddin Jadi Staf Ahli Bupati, 105 Pejabat Dilantik
- 105 Pejabat Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
- Wabup Muhtar Tekankan Disiplin dan Integritas Saat Penyerahan SK PNS kepada 47 CPNS Formasi 2025
- Bupati Natsir Ali Ajak Masyarakat Selayar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
- Bupati Natsir Ali Perkuat Posisi Selayar di Tingkat Nasional Lewat Kerja Sama Strategis dengan Ditjen KSDAE
- Pemkab Selayar dan Baznas Gelar Peringatan 1 Muharram 1448 H, Gaungkan Spirit Hijriyah untuk Pembangunan Daerah
- Prof. Abdul Kadir Gantikan Dr. Syamsul Rizal Pimpin PERMAS, Bupati Natsir Ali Ucapkan Selamat dan Terima Kasih
- Evaluasi Pasca CSP XIX, Pemkab Selayar Gelar Rakor, Wujudkan Desa Bersih, Aman, dan Ramah Wisatawan
- Wabup Selayar Buka Munas XI PERMAS 2026, Ajak Perantau Bersinergi Bangun Daerah
Jaga Kestabilan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, TPID Selayar HLM Bersama Stakeholder Terkait

SELAYAR - High Level Meeting (HLM) oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kepulauan Selayar, berlangsung di Hotel Rayhan Square, Senin (16/12/2019).
HLM ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan harga komoditas barang/jasa menjelang hari natal 2019 dan tahun baru 2020. Kepala Bagian Ekonomi Setda Kepulauan Selayar Muhammad Arsyad yang juga adalah Ketua Pelaksana Harian TPID mengatakan diperlukan langkah koordinasi dan upaya kongkrit, sehingga inflasi dapat dikendalikan dalam batas kewajaran.
Dalam HLM tersebut hadir Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. H. Arfang Arif, Johnson Pasaribu mewakili Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Ruslan Muhammad mewakili Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi SulSel, serta sejumlah pimpinan OPD terkait, dari BPS, perbankan dan BUMD, APMS serta para agen LPG.
Agenda yang dibahas adalah membahas perkembangan inflasi terkini, tantangan pengendalian inflasi ke depan, serta membahas langkah-langkah pengendalian inflasi khususnya menghadapi hari natal 2019 dan tahun baru 2020.
Baca Lainnya :
Muhammad Arsyad mengemukakan, TPID Kabupaten Kepulauan Selayar telah melakukan beberapa upaya untuk menjaga stabilitas harga di Kabupaten Kepulauan Selayar, antara lain senantiasa meningkatkan koordinasi baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat kecamatan, sidak ke pasar, toko dan gudang sembako yang ada, kemudian peningkatan ketersedian pasokan dan kelancaran distribusi BBM, gas LPG.
"Kami juga telah menyusun roadmap pengendalian inflasi tahun 2020/2021," ucapnya.
Asisten Ekbang dan Kesejahteraan Ir. Arfang Arif meminta kepada seluruh anggota TPID Kabupaten Kepulauan Selayar serta seluruh stakeholder terkait agar berperan aktif untuk menjaga ketersediaan pasokan dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat dan mengantisipasi terjadinya lonjakan harga.
"Kestabilan inflasi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Arfang Arif.
Arfang Arif sebut upaya optimal yang dilakukan oleh TPID, angka inflasi di Kabupaten Kepulauan Selayar tercatat cukup rendah dan stabil di tahun 2019 yaitu pada angka 2,84 persen, lebih rendah pada inflasi Tahun 2018 yaitu 3,85 persen. Hal tersebut kata Arfang Arif sejalan dengan sasaran inflasi nasional Tahun 2019 yang ditargetkan 3,5 persen.
Lanjut Arfang Arif bahwa yang tidak kalah membanggakan yang diraih oleh TPID Kabupaten Kepulauan Selayar pada Tahun 2019 adalah penghargaan nominasi TPID kabupaten berprestasi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. (HUMAS/IM).










.jpeg)